Gus Ipang mengungkap alasan penting mendirikan Madrasah Menerjemah Tebuireng, Rabu (24/2/21).

Tebuireng.online– Irfan Asy’ari Sudirman Wahid, Direktur Tebuireng Initiatives mengungkap urgensi dirintisnya Madrasah Menerjemah. Hal itu disampaikan melalui aplikasi Zoom, dalam acara peresmian pembukaan Madrasah Menerjemah Tebuireng, Rabu (24/2/21).

Gus Ipang sapaan akrabnya, menjelaskan tentang keberadaan Madrasah Menerjemah sebagai wujud pesantren yang memiliki otoritas kitab kuning, dimana nanti dapat menghasilkan karya yang bisa dinikmati oleh khalayak luas.

“Madrasah yang merupakan wujud pesantren yang memiliki otoritas terhadap pemahaman literatur Arab atau kitab kuning, akan menyiapkan kader-kader untuk para santri agar mau menerjemah dengan baik. Dari kitab-kitab yang dipelajari di pesantren, yang akan diwujudkan dalam buku-buku,” ungkap Gus Ipang.

Menurut putra KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah) itu, diantara urgensi berdirinya Madrasah Menerjemah adalah kegiatan tersebut akan menjadikan ilmu yang telah diwariskan oleh para pendiri Tebuireng dinikmati oleh masyarakat luas.

“Mengapa ini penting? Karena dengan kegiatan ini, ilmu para pendiri kita yang telah tercetak di dalam kitab kuning atau kitab lainnya, dapat dinikmati oleh khalayak yg lebih luas,” ungkapnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Tak hanya itu, Gus Ipang menyebut lembaga ini nantinya akan menfasilitasi nasib dari karya pendiri Pesanten Tebuireng.

“Sebagaimana kita tahu, lembaga ini sebagai upaya untuk mewujudkan lembaga yang memfasilitasi nasib dari karya pendiri pesanten,” tutupnya.

Pewarta: Sayidatul Afifah Rusda

SebelumnyaUrgensi dan Problematika dalam Menerjemah
BerikutnyaGus Kikin, Madrasah Menerjemah sebagai Upaya Menjawab Kebutuhan Masyarakat