Debut Bersejarah! Santri SMP Sains Tebuireng Lolos Karantina Guk Yuk Cilik Jombang 2026

161
Reswara Fadhil Lukito, peserta Guk Yuk Cilik Kabupaten Jombang 2026 (dok. istimewa)

Tebuireng.online— Untuk pertama kalinya, SMP Sains Tebuireng Jombang mengirimkan delegasi dalam ajang Guk Yuk Cilik Kabupaten Jombang 2026. Delegasi tersebut adalah Reswara Fadhil Lukito, santri kelas 7E asal Perak, Jombang, yang berhasil lolos hingga tahap karantina dan akan berlaga di grand final duta wisata cilik tingkat kabupaten.

Keikutsertaan Reswara bermula dari inisiatif wali kelasnya, Ustadzah Dinni Badiaturrochma, yang melihat potensi besar pada diri santri tersebut. Menurutnya, Reswara memiliki pengalaman sejak usia dini dalam ajang serupa serta bakat yang menonjol.

“Saya melihat dari latar belakang Fadhil yang pernah mengikuti ajang yang sama saat TK. Itu bisa menjadi bekal yang baik untuk ikut Guk Yuk Cilik 2026,” ujar Ustadzah Dinni saat diwawancarai (13/1).

Baca Juga: Jago Coding! Santri SMP Sains Tebuireng Borong Juara di International Islamic Robotic Olympiad (IISRO) 2025

Ia juga menilai Reswara memiliki penampilan yang menarik dan bakat menyanyi yang bisa ditampilkan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Selain look-nya yang charming, dia juga punya bakat menyanyi. Itu potensi yang bisa dikembangkan di ajang ini,” tambahnya.

Setelah memperoleh informasi pendaftaran, Ustadzah Dinni segera menghubungi orang tua Reswara dan mengajukan usulan ke pihak sekolah. Dukungan penuh datang dari keluarga dan sekolah.

“Alhamdulillah, keluarga sangat mendukung dan pihak sekolah juga menyambut baik dengan memberikan surat rekomendasi,” jelasnya. Ia menegaskan bahwa sejauh yang diketahuinya, Reswara merupakan santri pertama SMP Sains Tebuireng yang mengikuti ajang Guk Yuk Cilik tingkat Kabupaten Jombang.

Ajang Guk Yuk Cilik Kabupaten Jombang 2026 diselenggarakan oleh Paguyuban Duta Wisata Guk & Yuk Kabupaten Jombang di bawah naungan Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata Kabupaten Jombang (Disporapar). Kegiatan ini diikuti oleh siswa MI/SD serta MTs/SMP negeri dan swasta kelas 5 hingga 8 se-Kabupaten Jombang.

Tahapan seleksi dimulai dari pendaftaran pada 10 Desember 2025 hingga 3 Januari 2026, dilanjutkan technical meeting pada 4 Januari 2026. Tes wawancara dan bakat dilaksanakan pada 10 Januari 2026, kemudian diumumkan 15 besar pada 11 Januari 2026. Peserta terpilih menjalani karantina selama lima hari, mulai 30 Januari hingga 5 Februari 2026, sebelum mengikuti gladi bersih pada 6 Februari dan grand final pada 7 Februari 2026 di Pendopo Kabupaten Jombang.

Baca Juga: Siswa SMP Sains Raih Juara 1 Dai Dakwah Modernisasi Kemenag Jombang 2025

Dalam tes bakat, Reswara menampilkan kemampuan menyanyi selama tiga menit, termasuk sesi perkenalan diri. Sempat terjadi kendala teknis ketika musik pengiring mati di tengah penampilan, namun Reswara tetap mampu menyelesaikan penampilannya dengan baik.

“Sempat deg-degan karena musiknya mati, tapi alhamdulillah Fadhil tetap bisa menguasai panggung,” tutur Enny Kurniawati, ibunda Reswara, yang mendampingi sejak awal proses seleksi.

Usai tes bakat, Reswara mengikuti wawancara berpasangan. Ia diminta memperkenalkan diri, menjelaskan potensi wisata Jombang, serta memaparkan kegiatan ekstrakurikuler. Reswara memilih topik wisata religi Museum Islam Indonesia KH Hasyim Asy’ari. “Materinya cukup banyak, jadi memang harus dipersiapkan dengan matang,” ungkapnya.

Sebagai orang tua, Enny Kurniawati mengaku bangga atas capaian putranya. Menurutnya, ajang ini menjadi sarana pembelajaran penting bagi Reswara. “Dengan mengikuti Guk Yuk Cilik, Fadhil bisa menambah kepercayaan diri, belajar public speaking, serta lebih mengenal wisata dan budaya Jombang,” ujarnya.

Baca Juga: Tes Masuk Tebuireng, SMP Sains Tebuireng Catat 573 Pendaftar

Reswara sendiri mengaku tertarik mengikuti ajang ini untuk menambah wawasan. “Saya ingin belajar lebih banyak tentang Jombang. Tantangannya cukup berat karena harus menghafal banyak materi dan menjaga suara,” katanya. Ia menjalani latihan menyanyi bersama pelatih Afrizal dan Bu Tutik di Jombang.

Pihak sekolah dan keluarga berharap Reswara mampu memberikan hasil terbaik. Keikutsertaan Reswara menjadi langkah awal SMP Sains Tebuireng dalam memperluas kiprah santri di ruang publik, sekaligus membuktikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu berprestasi serta berkontribusi dalam pengembangan budaya dan pariwisata daerah.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary