Suatu malam Cak Jahlun dan Paijo pergi ke acara pernikahan salah seorang teman mereka. Dengan mengendarai motor pinjaman, Paijo membonceng Cak Jahlun.
Dalam perjalanan, mereka diserempet truk yang melaju kencang. Paijo kaget. Karena orang yang dibonceng (Cak Jahlun) bertubuh tambun, motornya menjadi hilang keseimbangan. Merekapun jatuh.

Melihat kejadian itu warga sekitar memberi pertolongan. Keduanya dibawa ke rumah salah seorang warga terdekat. Paijo baik-baik saja. Tapi Cak Jahlun pingsan.

Lima belas menit berlalu, Cak Jahlun belum bangun juga….

Namun sejurus kemudian, Cak Jahlun tiba-tiba bangun. Matanya terbelalak. Lalu berteriak-teriak. “Saya mau keluar !!! Saya mau keluar !!!”

Semua orang panik. Ada yang bilang Cak Jahlun kerasukan. Anehnya, kenapa dia bilang mau keluar?

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Cak Jahlun teriak lagi: “Tolong saya!!! Saya mau keluar !!! Orang ini jelek dan bau sekali!!! Tolong saya!!! Saya mau keluar!!!”

”Masak sih, jin kerasukan orang? Kayaknya jin nggak betah masuk ke tubuh Cak Jahlun? pikir Paijo. Kalau dilihat dari tampang Cak Jahlun, jin tesebut memang jujur.

Setelah itu Cak Jahlun pingsan lagi. Beberapa saat kemudian dia bangun lagi dengan muka terheran-terheran. “Ternyata jin kalah serem sama Cak Jahlun” pikir Paijo. [F@R]

SebelumnyaWasiat Nabi Muhammad kepada Ali bin Abi Thalib
BerikutnyaKepada Kader IPNU-IPPNU Jombang, Mbah Bolong: Kobarkan Semangat Berdakwah