Terima kasih telah bersedia menjadi guru
menjadi bagian terbaik untuk tumbuhkembang generasi muda
memeluk dan menuntun anak-anak ke ruang cahaya

memperkenalkan kepadanya
sebuah mimpi untuk dibangun menjadi nyata

merelakan hatimu berlapang
memendam ego, selalu berwajah sabar
untuk membuatnya mengerti
betapa untuk berlari kita mesti tahu merangkak dan berjalan kaki

terima kasih telah memperkenalkan proses
untuk sampai ke puncak harus melalui banyak hal di bagian dasar

yang selalu bersabar
pada hati yang begitu luas dan lapang
semoga Tuhan membalas lebih mahal
yg tak bisa dibayar dg apapun di dunia bahkan sebatas terima kasih atau ucapan yang kemudian hilang setelah kata-kata

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

terima kasih, telah bersedia menjadi guru


Bumi Tebuireng, 25 November 2020

SebelumnyaKisah Guru Murid: Kiai Idris Kamali dan Kiai Tholchah Hasan
BerikutnyaWajib Shalatkah bagi Orang yang Lahir Buta dan Tuli?