Bazar buku Pustaka Tebuireng (atas) dan Pameran Lukisan karya alumni di Gedung KH. M. Yusuf Hasyim lantai 1 untuk memeriahkan Munas V Ikapete

Tebuireng.online– Dalam gelaran Tahlil Akbar, Temu Alumni XII, dan Musyawarah Nasional V Ikatan Keluaga Alumni Pesantren Tebuireng (Ikapete) pada Sabtu (22/07/2017), terpajang beberapa lukisan bertema ke-Tebuireng-an karya dua orang alumni di Gedung KH. Yusuf Hasyim lantai 1. Selain itu juga Pustaka Tebuireng juga ikut meramaikan dengan menyelenggarakan Bazar Boekoe Moerah di depan Masjid Tebuireng.

Dua alumni yang memamerkan beberapa lukisan mereka adalah Fatkhur Rozi dan Sya’roni. Beberapa lukisan tokoh ulama NU tersusung rapi menghiasi pintu masuk Gedung KH. M. Yusuf Hasyim. Lukisan yang berwajahkan para tokoh dan kiai Tebuireng tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi para alumni.

Para tokoh yang terlukis antara lain KH. Hasyim Asy’ari, KH Wahid Hasyim, Gus Dur, KH Adlan Aly, KH. Sansuri Badawi dan masih banyak lagi kiai-kiai Tebuireng lainnya. Harga yang ditawarkan pun cukup fantastis. Untuk lukisan KH. Hasyim Asy’ari berkisar 10.000.000. Lukisan lain ada yang ditawarkan dengan harga 3.000.000 hingga harga terrendah 750.000.

“melukis tokoh itu harus teliti, kalau nggak teliti bisa dimarahin orang banyak,” tukas Fatkhur Rozi pelukis asal Gresik, yang juga alumni Pesantren Tebuireng era 90-an. Ia bersama rekannya, Sya’roni atau biasa dipanggil Mansya’ memang kerap memamerkan karya-karya mereka pada acara-acara besar lain di Pesantren Tebuireng, seperti Haul Gus Dur.

Selain lukisan, acara temu alumni tersebut juga diramaikan oleh Pustaka Tebuireng dengan mengadakan Bazar Boekoe Moerah di depan Masjid Tebuireng. Selain menjajakan buku-buku terbitan sendiri, bazar buku Pustaka Tebuireng ini juga menjual sejumlah buku terbitan penerbit-penerbit ternama, seperti Kompas, Intrans, Republika, Mizan, dan lain sebagainya. Uniknya buku-buku tersebut dijual dengan harga miring.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain itu, penyelenggara bazar juga menyediakan kitab-kitab karya Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari dan sejumlah kitab lainnya. Bazar buku yang buka pada pukul 09:00 pagi tersebut turut mengundang antusiasme alumni untuk mampir membeli buku ataupun sekedar membaca. Rencananya bazar akan berakhir pada hari ini (23/07/2017).

“buku yang paling banyak dicari itu karya KH. Hasyim Asy’ari., yang sudah diterjemahkan oleh tim Pustaka Tebuireng,” jelas salah satu penjaga stan bazar, Septian Pribadi. Pimpinan Redaksi Majalah Tebuireng itu mengaku kualahan meladeni para pembeli, saking ramainya pengunjung yang datang mengnjungi bazar yang ia adakan. Soal, omset, ia masih belum berani berekspektasi, karena harus melalui proses penghitungan yang panjang.


Pewarta:            Ana Saktiani Mutia

Editor/Publisher: M. Abror Rosyidin

SebelumnyaDrs. Ainur Rofiq, Nahkoda Baru Ikapete 2017-2020
BerikutnyaCak Jahlun Salah Tangkap