Sumber gambar: detik.com

Oleh: Yasinta Nurlaila*

Matahari kian meninggi, menetes keringat kuras tenaga

Sungguh bingung terasa, tidak seperti biasanya Tak sedih juga senang, yang ada hanya hambar 

Namun yang kupastikan hanya satu,

Bisa berlindung ditempat ternyaman yakni rumah Oh… Pandemi kapan kau berlalu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kulangkahkan kaki bersambut tatapan rindu Kubusungkan dada tanda tak apa

Tanpa salam dan peluk seolah dari jawaban rindu untuk orang tua

Hati terasa meratapi, yakin ini demi menjaga Rumah, itu kataku

Tempat bak surga dan seisinya

Yang ada di dunia, tapi kali ini hanya ada jarak Berdiam diri di pojok kamar sendiri

Hingga makan pun berteman kursi kosong Kuhitung-hitung hari berharap lebih cepat

Namun isolasi diri tetap tanpa henti

Rasanya ingin sekali, sekedar canda tawa tanpa batas bersama keluarga

Sekali lagi kuingat kan diri, jika sayang maka harus sabar

Menunggu waktu akhir sembari berdoa semua akan segera baik-baik saja

*Mahasiswa Unhasy Tebuireng Jombang.

SebelumnyaMewujudkan Kalangan Pesantren Hidup Bersih dan Sehat
BerikutnyaMengenal Lebih Dekat Sosok Kiai Ma’shum Ali