ilustrasi santri: amir/to

oleh: Wan Nurlaila*

Pagi hingga malam datang 

kami masih tetap mengaji 

sebab hidup untuk memahami tabir dan misteri kehidupan

yang harus kita urai dan hilangkan

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Wahyu dan ilham datang untuk dipelajari

kalam ilahi ada sebagai pedoman diri 

sebab setiap ilmu harus disatukan dengan darah

darah yang mengalir di dalam diri ini

Akulah santri

pejuang ilmu dan pejuang masa depan

aku bersimpuh dan bermunajat pada sang pencipta

berharap diridai olehnya

cinta dan asa kami sangat jelas

kami persembahkan untuk sang pemberi ilmu 

Untuk membela kebenaran dan melawan kemunafikan

melepas belenggu kebodohan 

yang aku ingikan 

menjadi penerus jejak para wali dan kiai

serta khalifah yang telah menjadi suri teladan hidup ini

*Mahasiswa Unhasy Jombang.

Sebelumnya7 Cara Jadi Lebih Baik Setiap Hari
BerikutnyaNyai Aqidah Usymuni, Perempuan Pendiri Pesantren di Madura