Sejumlah Lansia mengantri untuk mendapatkan pengobatan gratis oleh Tim Medis Pusktren Tebuireng. LSPT bekerjasama dengan Puskestren mengadakan santunan dan pengobatan gratis kepada 237 lansia di Jombang. (Foto: Luthfia)

tebuireng.online— Seperti kegiatan rutin bulanan, Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT) kembali mengadakan santunan untuk lansia di Masjid Ulul Albab Tebuireng, Selasa (10/01/2017). Selain santunan, program yang dilaksanakan setiap tanggal 10 ini juga dilengkapi dengan pengobatan gratis, pengajian, sholat Dhuha dan istighasah berjamaah.

Acara yang diikuti 237 lansia ini telah diadakan oleh LSPT sejak tahun 2013 ketika dipimpin oleh Muhammad As’ad. Khoirur Rozaq sebagai pemimpin yang baru, tetap melanjutkan program tersebut dengan tujuan al muhafadhah ala qadimi as Shalih wal akhdzu bil jadid al ashlah. Luthfia salah satu pengurus LSPT mengatakan bahwa program ini bertujuan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu, khususnya yang sudah lanjut usia, agar dapat berobat secara gratis.

“Agar tidak hanya menerima bantuan saja, peserta juga kita ajak untuk belajar dalam majelis ilmu dengan ceramah, dan peningkatan spiritualitas dengan istighosah, doa dan tahlil bersama, serta shalat Dhuha,” ujar perempuan berkacamata tersebut. Untuk pengobatan gratis, LSPT menggandeng tenaga medis dari Pusat Kesehatan Pesantren (Puskestren) Tebuireng. Menurut penuturannya juga, penyakit yang paling banyak diderita oleh peserta pengobatan gratis adalah penyakit asam urat, diabetes, darah tinggi, kolestrol, mata katarak dan penyakit-penyakit lainnya.

Dalam acara santunan kali ini, LSPT menghadirkan Ustadz Drs. H. Ahmad Ainur Rofiq, M.Hi., mantan Kepala Pondok Putra Tebuireng, untuk menyampaikan ceramah. Dalam ceramah tersebut, Ustadz Rofiq menjelaskan tentang keistikamahan dalam beribadah. Beribadah tersebut, menurut beliau, tidak hanya beribadah kepada Allah saja, tetapi juga menyalurkan sedekah kepada sesama. Harta yang disedekahkan sejatinya, lanjut beliau, tidaklah berkurang, melainkan bertambah, selaras dengan pahala dan balasan yang diberikan oleh Allah, sebagai upah atas keikhlasan untuk memberi.


Pewarta:     M. Abror Rosyidin

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Editor:       Munawara

Publisher:  M. A. Rosyidin

SebelumnyaBagaimanakah Konsep Toleransi yang Benar Menurut Islam?
BerikutnyaAsah Bakat Siswa, OSIS MASS Tebuireng Adakan Classmeting