Gelar MPLS Tiga Hari, SMK Plus Khoiriyah Hasyim Bekali Siswa Baru Karakter dan Pengenalan Jurusan

10
SMK Plus Khoiriyah Hasyim sukses menyelenggarakan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027 selama tiga hari, mulai Rabu hingga Sabtu (8–11/07/2026). Foto: ilvi

Tebuireng.online- SMK Plus Khoiriyah Hasyim sukses menyelenggarakan rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Pelajaran 2026/2027. Agenda orientasi yang berlangsung selama tiga hari, mulai Rabu hingga Sabtu (8–11/07/2026) ini, dipusatkan di area lingkungan sekolah dengan melibatkan jajaran manajemen, dewan guru, pengurus OSIS, serta pemateri eksternal.

Rangkaian acara dibuka secara resmi lewat upacara pembukaan dan penyematan tanda peserta secara simbolis. Pada hari pertama, para siswa baru langsung dibekali dengan materi wawasan kebangsaan, pengenalan Kurikulum Merdeka, tata krama bermedia sosial, hingga penanaman budaya 5S (senym, salam, sapa, sopan, santun) serta Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Memasuki hari kedua, rutinitas santri baru diawali dengan pelaksanaan ibadah shalat dhuha berjamaah. Guna memberikan gambaran utuh mengenai peta industri vokasi, pihak sekolah mulai membedah materi dasar terkait program keahlian Desain Komunikasi Visual (DKV) serta dasar-dasar penyiaran (broadcasting).

Sesi ini juga dipadukan dengan berbagai permainan edukatif (game edukasi) serta pelaksanaan tes penjurusan untuk mengukur kesiapan dan ketepatan minat bakat siswa sebelum pembagian kelas resmi dilakukan.

Sementara pada hari pamungkas, kedisiplinan fisik siswa baru digembleng secara intensif lewat pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang dipandu langsung oleh personel TNI dari Koramil Diwek. Setelah itu, agenda dilanjutkan dengan pengenalan jenis kegiatan ekstrakurikuler serta pemaparan tata tertib sekolah sebelum akhirnya ditutup secara resmi.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Kepala SMK Plus Khoiriyah Hasyim, David Sugiarto, S.Pd., M.Si., menjelaskan bahwa MPLS ini didesain sebagai sarana adaptasi agar para siswa baru semakin mantap dan siap menghadapi model pembelajaran di jenjang SMK yang menuntut ketahanan mental dan keahlian praktis.

“Anak-anak tadi mulai saya data, pengembangan bakat dan minatnya di mana, kemudian prestasi apa yang pernah diraih. Dari situ nanti akan kami kelompokkan supaya bakat dan minat mereka bisa terus berkembang,” urai David Sugiarto, Sabtu.

David berharap, lewat bekal karakter positif dan lingkungan belajar yang mendukung ini, seluruh siswa baru dapat mengikuti proses pendidikan dengan nyaman hingga lulus, serta mampu melahirkan prestasi baik di bidang akademik maupun nonakademik.

Daya tarik program multimedia dan sistem asrama SMK Plus Khoiriyah Hasyim terbukti mampu menjaring minat siswa dari berbagai daerah luar provinsi. Salah satunya adalah Yara Priyadi, siswa baru asal Indramayu, Jawa Barat. Yara mengaku memilih jurusan multimedia atas rekomendasi dari kakaknya yang merupakan alumni sekolah tersebut.

Kesan positif serupa juga diutarakan oleh Aden Mulya Al Awanysah, peserta didik baru yang datang jauh dari Nusa Tenggara Barat (NTB). Aden menyebut bahwa perpaduan antara keramahan para pengajar, teman baru yang suportif, serta pilihan mandiri untuk sekolah di SMK ini membuatnya merasa optimistis dan betah menjalani kehidupan barunya sebagai santri sekaligus siswa vokasi di Tebuireng.


Pewarta: Ilvi

Editor: Sutan