
Tebuireng.online— Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng (IKAPETE) menggelar Musyawarah Nasional (Munas) dan Festival Pesantren Tebuireng 2026 dengan mengusung tema “Membumikan Tradisi Luhur Pesantren, Menyongsong Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, pada Jumat-Sabtu (17–18/4/2026), bertempat di Pesantren Tebuireng.
Baca Juga: Siap Digelar! Munas IKAPETE & Festival Pesantren Tebuireng 2026 Undang Partisipasi Alumni
Selama dua hari pelaksanaan, berbagai rangkaian acara digelar, di antaranya khotmil Qur’an, santunan anak yatim, bazar, Munas IKAPETE, ngaji rutin empat bulanan, ziarah maqbarah masyaikh, groundbreaking Graha IKAPETE, serta halal bihalal yang diikuti oleh seluruh alumni Tebuireng.
Festival pesantren yang meliputi santunan anak yatim dan bazar secara resmi dibuka pada pagi hari di halaman samping makam masyaikh Tebuireng. Sementara itu, Musyawarah Nasional IKAPETE diselenggarakan di lantai 3 Gedung Yusuf Hasyim.
Dalam Munas tersebut, Ketua Umum Presidium Nasional IKAPETE, Prof. Dr. KH. Masykuri Bakri, M.Si., hadir dan menyampaikan sambutan. Ia juga menyambut calon pengganti ketua presidium nasional yang akan dipilih melalui sidang pleno pada siang harinya.
“Saat kami terpilih menjadi presnas, kami bersandar kepada alumni-alumni yang telah berkiprah di IKAPETE. Dahulu, kegiatan organisasi masih dilakukan secara urunan, namun kini sudah mampu membayar staf untuk menjalankan roda organisasi,” ungkapnya.
Baca Juga: Presidium Nasional IKAPETE Gelar Munas dan Launching Progam

Ia juga berharap kepemimpinan selanjutnya dapat membawa IKAPETE menjadi lebih baik. “Kami berharap bisa terus berbagi kebaikan. Setelah ini akan hadir ketua baru sebagai penerus perjuangan kami selama empat tahun. Semoga ke depan IKAPETE semakin berkembang,” tambahnya.
Pengasuh Pesantren Tebuireng yang turut memberikan sambutan juga menyampaikan pesan penting kepada para alumni. Ia menekankan bahwa inti dari seluruh program kemaslahatan umat, khususnya bagi alumni Tebuireng, terletak pada ukhuwah dan kebersamaan.
“Yang paling tinggi dan penting dari semua program adalah ukhuwahnya, guyubnya. Dan hal terbaik untuk menyatukan semuanya adalah keilmuannya,” pesannya di hadapan sekitar 150 peserta Munas yang terdiri dari pengurus pusat, wilayah, hingga cabang dari seluruh Indonesia.
Sementara itu, Zainal Abidin, salah satu alumni Tebuireng yang kini menjabat sebagai Ketua IKAPETE Kediri Raya, mengungkapkan kebahagiaannya dapat mengikuti Munas tahun ini.
“Penting sekali adanya acara seperti ini. Selain untuk menyambung silaturahmi, juga untuk menjaga kesinambungan sanad keilmuan,” ujarnya.
Baca Juga: IKAPETE Sidoarjo Pererat Silaturahmi melalui Halalbihalal dan Temu Alumni 2026
Ia juga berharap ke depan struktur organisasi IKAPETE dapat menjangkau hingga tingkat kecamatan. “Semoga kepengurusan ke depan bisa sampai tingkat kecamatan. Tidak masalah meski hanya satu orang, yang penting ada perwakilan dan tidak malu,” tambahnya saat diwawancarai oleh tim Tebuireng Online.
Acara ini turut dihadiri oleh para tokoh dan pengurus IKAPETE, di antaranya: Penasehat Presnas IKAPETE: KH. Fahmi Amrullah Hadzik, Dr. KH. Ahmad Mustain Syafi’i, M.Ag., KH. Junaidi Hidayat, H. Lukman Hakim, B.A. Ketua Umum Presidium Nasional IKAPETE: Prof. Dr. KH. Masykuri Bakri, M.Si. Ketua Presnas IKAPETE: Dr. KH. Khotib Soleh, M.Ag., Prof. Dr. KH. Syofiyullah Muzamil, H. Ahmad Rafiudin, Pauline Dhini Ariza. Sekretaris Jenderal Presnas IKAPETE: Dr. KH. Achmad Roziqi, Lc., M.HI. Wakil Bendahara Presnas IKAPETE: H. Ismail Nachu, S.Ag. Ketua Panitia Munas dan Halal Bihalal IKAPETE: H. Rosul Suritno
Turut hadir pula pimpinan wilayah (PW), pimpinan cabang (PC), dan pimpinan cabang istimewa (PCI) IKAPETE dari berbagai daerah, serta seluruh keluarga besar Ikatan Alumni Pesantren Tebuireng.
Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary


















