Kunjungi Tebuireng, Forum Staf DPR RI Teladani Jejak Perjuangan Hadratussyaikh

32
Momentum bulan Syawal dimanfaatkan oleh Forum Staf Anggota (FOSTA) Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI untuk melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jumat (3/4/2026). Foto: Fatih

Tebuireng.online— Momentum bulan Syawal dimanfaatkan oleh Forum Staf Anggota (FOSTA) Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI untuk melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jumat (3/4/2026). Kegiatan ini bertujuan mempererat hubungan antara kalangan legislatif dengan lingkungan pesantren, sekaligus merefleksikan nilai-nilai perjuangan ulama bagi generasi muda.

Rombongan FOSTA FPG DPR RI yang berjumlah sekitar 20 orang tersebut disambut langsung oleh jajaran pengasuh Pesantren Tebuireng, di antaranya Mudir 3 bidang Pondok H. Lukman Hakim dan Mudir 4 bidang Unit Usaha KH. Agus Abdul Mughni (Gus Mughni).

Ketua FOSTA FPG DPR RI, Nur Wahyu Satrio Wibowo, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat pihak pesantren. Ia menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan upaya mengenalkan para staf ahli dan asisten anggota DPR kepada tokoh-tokoh bangsa dari kalangan pesantren yang memiliki kontribusi besar terhadap kemerdekaan dan pembangunan Indonesia.

“Tujuan kami datang ke Tebuireng adalah mengenalkan tokoh-tokoh bangsa dari kalangan pesantren yang telah berkontribusi bagi negara. Harapannya, ini menjadi motivasi bagi kami untuk semakin semangat menebar kemanfaatan kepada masyarakat dalam menjalankan tugas kedewanan,” ujar Nur Wahyu.

Dalam sambutannya, KH. Agus Abdul Mughni memaparkan latar belakang historis berdirinya Pesantren Tebuireng serta kiprah Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari. Ia menegaskan bahwa sejak era pendirinya, Tebuireng senantiasa menjadi institusi yang inklusif dan terbuka bagi semua golongan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Sejak zaman Hadratussyaikh, Tebuireng memang menerima semua golongan yang datang berkunjung, baik untuk bersilaturahmi, meminta petuah, maupun mendalami kitab Shahih Bukhari dan Muslim,” ungkap Gus Mughni.

Senada dengan hal itu, H. Lukman Hakim menekankan bahwa esensi menjadi santri Tebuireng tidak terbatas pada mereka yang menetap di pondok, tetapi juga bagi siapa saja yang datang menjalin silaturahmi dan menanamkan nilai-nilai kebaikan.

“Yang paling penting dari seorang santri setelah berkunjung dari Tebuireng adalah semakin berkembangnya kebaikan yang ia tebar kepada masyarakat di tempat tugasnya masing-masing,” tutur Pak H. Lukman.

Rangkaian kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh pengasuh pesantren. Sebagai agenda pemungkas, rombongan melaksanakan ziarah ke makam (maqbarah) keluarga besar Pesantren Tebuireng.

Ziarah ini dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada para pahlawan nasional dan pendiri Nahdlatul Ulama yang dimakamkan di sana, sekaligus memohon keberkahan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.

Forum Staf Anggota (FOSTA) Fraksi Partai Golkar (FPG) DPR RI untuk melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jumat (3/4/2026).

Pewarta: Fatih Maulana

Editor: Sutan