
Tebuireng.online— Pesantren Tebuireng menerima kunjungan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Muhammad Herindra, beserta jajarannya pada Senin (2/3/26). Kunjungan ini disambut hangat oleh Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Machfudz beserta jajaran Mudir Pesantren.
Kehadiran rombongan ini diakui menjadi wujud nyata eratnya silaturahmi antara BIN RI dengan ulama terutama kiai dari Pesantren Tebuireng dalam mengisi program Safari Ramadan. Dalam sambutannya, Herindra menyatakan bahwa pesantren menjadi benteng pertahanan moral bangsa di era sekarang ini.
Baca Juga: Terima Kunjungan Fatayat Bangil, Mudir Tebuireng Paparkan Kesetaraan Gender dalam Tradisi Pesantren
“Kami percaya, bahwa para kiai atau ulama memiliki peran yang sangat penting dalam mempersatukan bangsa Indonesia. Dengan ini, kami ingin memohon doa agar diberikan keselamatan dan kedamaian bagsa,” ungkap Herindra.

Menanggapi sambutan Kepala BIN RI, Gus Kikin menyampaikan apresiasi tinggi dan terima kasih atas kunjungannya ke Tebuireng.
Baca Juga: Kunjungan Staff Kemenag RI ke Pesantren Tebuireng
“Kegiatan silaturahmi ini memang bagus dan perlu dilanjutkan karena memang ini merupakan perintah agama yang jelas dan imbalannya cukup nyata bagi kita,” tutur Cicit Hadratussyaikh itu, di Ndalem Kasepuhan.
Sebagai Ketua PWNU Jawa Timur, Gus Kikin menambahkan peran NU dalam membangun Bangsa Indonesia. “Jika kembali ke zaman Belanda, NU menjadi wadah bagi seluruh umat terutama umat Islam dari berbagai kalangan sebagaimana yang tercantum dalam kitab Qanun Asasi karya Mbah Hasyim,” tambahnya.

Baca Juga: Kunjungan Ponpes Al-Mu’min Ngruki ke Tebuireng
Sebagai penutup kunjungan di Tebuireng, Kepala BIN didampingi Gus Kikin menyempatkan diri untuk berziarah dan memanjatkan doa di makam pahlawan nasional KH. Hasyim Asy’ari, KH. Wahid Hasyim, serta KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) yang berada di kompleks makam keluarga Pesantren Tebuireng.
Pewarta: Bakhit Jauharullaudza
Editor: Rara Zarary


















