Satu Abad NU, Tebuireng 3 Gelar Peringatan Isra Mikraj dan Sambut Ramadan

83
– Pesantren Tebuireng 3 menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Sabtu (31/01/2026). Foto: Tebuireng 3

Tebuireng.online- Riau- Pesantren Tebuireng 3 menggelar peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut bulan suci Ramadan 1447 H, Sabtu (31/01/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan 100 Tahun Masehi (Satu Abad) Nahdlatul Ulama yang mengusung tema besar “NU Mengawal Indonesia Menuju Peradaban Dunia”.

Acara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan. Hadir sebagai penceramah utama, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah Lampung, KH Imam Muhayat.

Dalam tausiyahnya, KH Imam Muhayat menekankan makna peristiwa Isra Mikraj sebagai tonggak penting dalam pembentukan keimanan dan kedisiplinan ibadah, terutama kewajiban shalat lima waktu. Ia mengingatkan agar urusan duniawi tidak menjadi penghalang bagi santri untuk memenuhi kewajiban kepada Allah SWT.

“Shalat jangan ditunda. Jangan karena urusan dunia melupakan shalat. Jika telah masuk waktunya, tinggalkan urusan dunia dan ingatlah Allah SWT,” pesan KH Imam Muhayat di hadapan ratusan jemaah.

Beliau juga memberikan pesan moral yang menyentuh berbagai aspek kehidupan, mulai dari larangan berebut warisan, menjauhi korupsi, menjaga kehormatan diri dalam pergaulan, hingga konsistensi dalam melaksanakan shalat tahajud.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sejalan dengan momentum Satu Abad NU (31 Januari 1926 – 31 Januari 2026), KH Imam Muhayat menegaskan peran besar Nahdlatul Ulama dalam menjaga keutuhan bangsa dan mengawal Islam moderat. Ia menyebut generasi muda NU memikul tanggung jawab besar dalam melanjutkan estafet perjuangan para ulama.

“Sayangilah Nahdlatul Ulama. Generasi muda harus membangun peradaban yang berlandaskan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan demi persatuan Indonesia,” tambahnya.

Pihak sekolah berharap kegiatan ini menjadi bekal moral dan religius bagi para siswa sebelum memasuki bulan suci Ramadan 1447 H. Melalui penguatan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah, Tebuireng 3 berkomitmen mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

Acara ditutup dengan doa bersama, menandai tekad positif untuk menyambut Ramadan dengan kesiapan spiritual yang lebih matang dan kecintaan yang lebih dalam kepada Rasulullah SAW.

 

Suasana jamaah yang mengikuti peringatan isra mikraj dan harlah NU

Pewarta: Ika Safitri, Pembina Tebuireng 3 Riau.

Editor: Sutan