
Tebuireng.online- Gelaran Festival Banjari dalam rangka memperingati satu dekade Kubahireng (Kumpulan Banjari dan Hadrah Tebuireng) resmi berakhir pada Jumat malam (16/01/2026). Acara yang berlangsung di lapangan depan Pondok Putri Pesantren Tebuireng ini sukses menjaring bakat-bakat terbaik dari berbagai daerah di Jawa Timur.
Berdasarkan hasil penilaian dewan juri, berikut urutan para juara festival banjari 1 dekade Kubahireng 2026:
- Atlas Idaman asal Mojokerto dengan nilai 97,25
- Santri Waqo asal Mojokerto dengan nilai 97,25
- Sayyidul Kaunain asal Jombang dengan nilai 97,00
- Anaman asal Kediri dengan nilai 96,75
- Mim Nganjuk asal Nganjuk dengan nilai 96,50
Untuk kategori khusus Best Ibtihal, penghargaan berhasil dibawa pulang oleh tim PSG Indonesia asal Gresik.
Pencapaian ini memberikan kesan mendalam bagi para peserta. Cinta, perwakilan dari tim Sayyidul Kaunain, mengatakan, “Tidak menyangka tim kami menjadi terbaik 3, awalnya pesimis ketika melihat tim lain yang sering juara dalam festival banjari. Tetapi, setelah kami giat berlatih akhirnya membuahkan hasil yang tidak sia-sia”, ujarnya
Hal senada diungkapkan oleh Rahmat dari tim Santri Waqo. Baginya, kemenangan ini merupakan momen kebangkitan setelah sebelumnya tim mereka sering mengalami kegagalan di beberapa perlombaan banjari lainnya. Ia merasa bersyukur konsistensi timnya kali ini membuahkan hasil sebagai juara kedua.
Acara ditutup dengan prosesi pembagian hadiah berupa trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Penyerahan hadiah dilakukan langsung oleh Pembina Kubahireng, Ustadz Hilmy, bersama Koordinator Pengembangan Bakat Santri, Ustadz Bukhori.
Para peserta berharap ajang seperti ini dapat terus diselenggarakan secara rutin dengan inovasi yang lebih menarik. Festival ini dinilai sangat efektif sebagai wadah pengembangan bakat seni islami sekaligus mempererat persaudaraan antar-komunitas banjari di Jawa Timur.
Pewarta: Bakhit Jauharullaudza
Editor: Sutan


















