Santri Pesantren Putri Walisongo Cukir Unjuk Bakat dalam Muhadhoroh Kubro Cabang Ghina’ Aroby

59
Para pemenang lomba muhadarah kubro di Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir, Jombang, pada Jumat (15/1/2026). Foto: Nabila

Tebuireng.online– Pondok Pesantren Putri Walisongo Cukir, Jombang, sukses menyelenggarakan kegiatan Muhadhoroh Kubro pada Jumat (15/1/2026). Kegiatan yang memfokuskan pada cabang lomba Ghina’ Aroby atau lagu Arab ini berlangsung secara sederhana namun meriah, serta menjadi sarana edukasi sekaligus hiburan bagi seluruh santriwati.

Acara rutin yang diadakan satu hingga dua kali dalam sebulan ini dihadiri langsung oleh jajaran Pengurus Pondok Walisongo, pengurus asrama atau mabna, serta seluruh santri. Tujuan utama dari Muhadhoroh Kubro adalah untuk menjaring serta menampilkan bakat-bakat santri dalam berbagai disiplin, mulai dari pidato empat bahasa, Musabaqoh Syarhil Qur’an, Musabaqoh Tilawatil Qur’an, hingga seni banjari.

Dalam kompetisi Ghina’ Aroby kali ini, persaingan antarkomplek berlangsung cukup kompetitif karena setiap asrama mengirimkan delegasi terbaiknya. Setelah melalui proses penilaian, panitia menetapkan Komplek 6 sebagai Juara 1, disusul oleh Komplek 2 sebagai Juara 2, dan Komplek 3 di posisi Juara 3.

Ustadzah Zulfa, selaku dewan juri cabang Ghina’ Aroby, memberikan apresiasi atas kualitas penampilan para peserta. Meski demikian, beliau memberikan catatan evaluasi terkait penguasaan panggung. Menurutnya, membawakan lagu Arab menuntut kepercayaan diri dan interaksi yang kuat dengan penonton agar pesan lagu dapat tersampaikan dengan baik, sehingga penguasaan panggung menjadi faktor penilaian yang sangat krusial.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Senada dengan hal tersebut, juri lainnya, Ustadzah Lailatus Sa’diyah, memberikan saran agar para peserta lebih jeli dalam memilih lagu yang sesuai dengan karakter vokal masing-masing. Beliau juga menekankan pentingnya aspek kreativitas melalui improvisasi nada agar penampilan santri memiliki keunikan tersendiri dan tidak sekadar meniru penyanyi aslinya.

Melalui kegiatan ini, pihak Pesantren Putri Walisongo berharap mental dan kepercayaan diri para santri semakin terasah dalam menampilkan bakat mereka di hadapan publik. Acara ditutup dengan penuh kegembiraan oleh para santri yang merasa terhibur dengan penampilan rekan-rekan mereka.


Pewarta: Nabila Rahayu

Editor: Sutan