Air Mata Kerinduan

94
Penulis: Dzakwan Ali / Ilustrasi: kumparan

Mata Air Kerinduan
Air matamu keteguhanmu
rasa khawatirmu kekuatanmu
meneduh dihalaman harapan
menaksir masa-masa yang akan datang

Aku tak berpikir takdir mengantarkan sejuta rasa
menggendong bekal mempersiapkan kehidupan yang terjal
perjalanan berliku memang
namun semua itu sebagai bumbu penyedap mental

Esok sudah bersiap
menyantap kebahagian
menggelar cinta tuk menyambut cerita

Purwakarta, 13 Juli 2025


Pelataran Ilmu
Waktu merayu dikala sepi mengajakku tuk menggerutu
hari berseri seakan menyapa hati
bertabur aroma kedamaian
rasa jemu bertukar rindu

Rasa syukur tak bisa terukur
senyum merekah bertumpah
penawar pikiran yang terlempar dalam jurang kesesatan
di sini aku mengeja makna semesta

pelataran kasih sayang berjuta kenang
meminang hati, tuk berjuang

Purwakarta, 19 Juli 2025


Kali Ini
Aku tak ingin mengecewakanmu
melepas sejuta tanya dalam bayang yang meraja
setiap waktu, aku bersyukur padamu
mengantarkanku pada kasihmu

Sekarang aku belajar tentang hakikat hidup baru
rasa tangis aku tangkis
rasa khawatir aku ukir
rasa jenuh akan aku bunuh
rasa manja akan aku cipta cita-cita

Pesan orangtua menguatkan cinta
memanjatkan doa khusus tuk menebus
kegundahan nafsu
keridaanmu keramat kesuksesanku

Purwakarta, 29 Juli 2025



Penulis: Dzakwan Ali
Editor: Rara Zarary

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online