Peserta tes gelombang 2, penerimaan santri baru Pesantren Tebuireng, Sabtu (27/4/19). ( Foto: M. Falikh)

Tebuireng.online— Pesantren Tebuireng memulai tes penerimaan santri baru gelombang 2, yang dilaksanakan di masing-masing unit sekolah. Pelaksanaan tes gelombang 2 kalini diawali dengan tes lisan atau baca Al Quran, dilanjutkan dengan psikotes. Sedangkan Tes Potensi Akademik (TPA) dan wawancara (bagi yang belum) dilaksanakan setelah jam istirahat.

“Tes gelombang dua ini, juga menjadi jembatan bagi peserta yang pada gelombang satu belum diterima untuk meningkatkan nilai mereka yang kurang pada gelombang satu,” ucap M. Dzikron selaku panitia tes penerimaan santri baru Pesantren Tebuireng.

Sementara diketahui, di lapangan ada beberapa sebagian peserta dan wali murid yang tertinggal informasi seputar sistematika tes gelombang dua ini. Menyikapi hal ini panitia memilih untuk mediasi secara personal terhadap peserta atau wali murid.

“Sikapnya memaklumi karena sebagian walisantri kurang mengetahui akses data/informasi yg diberikan panitia,
Solusinya, kita melakukan komunikasi secara personal,” terang Dzikron pada tim tebuireng.online.

“Harapan saya selaku wali murid, agar nantinya PSB ini menjadi pelajaran bagi semua pihak, masalah biaya dan lain sebagainya, saya sudah siap dengan segala konsekuensinya demi meningkatkan kualitas pendidikan formal maupun diniyah di Tebuireng,” harapan salah satu wali santri, Aris.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Pewarta: M. Falikh
Publisher: RZ

SebelumnyaKeistimewaan KH. Adlan Aly, Murid Kinasih KH. Hasyim Asy’ari
BerikutnyaSantri Harus Berbakat dan Tetap Menjaga Akhlaqul Karimah