Suasana silaturahmi dan taaruf pihak pondok putri Pesantren Tebuireng dan wali santri di Masjid Ulul Albab, (25/6).

Tebuireng.online– Pengurus dan Pembina Pondok Putri Pesantren Tebuireng silaturahmi bersama wali santri baru, Sabtu (25/6/2022). Pertemuan ini dihadiri oleh Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng, KH. Fahmi Amrullah Hadziq.

Turut hadir Ibu Nyai Ainul Fadhilah, H. Lukman Hakim, Mudir Bidang Pembinaan Pondok, dan seluruh pengurus serta pembina. Pertemuan tersebut diikuti oleh seluruh wali santri baru dan jajaran pengurus.

KH. Fahmi Amrullah Hadziq atau yang akrab disapa Gus Fahmi menyampaikan bagaimana perbedaan santri dulu dan sekarang yang sudah enak dan nyaman. Selain itu beliau juga menerangkan tentang kegiatan santri dan penggunaan handphone di kamar pondok.

“Sebaiknya untuk santri baru jangan disambang dulu sampai 41 hari,” harapnya di hadapan wali santri, di Masjid Ulul Albab Pondok Putri Pesantren Tebuireng.

Mudir Bidang Pembinaan Pondok, H. Lukman Hakim juga menuturkan bahwa keberhasilan anak itu tidak cukup dengan orang tua menitipkan ke pesantren, akan tetapi ada beberapa hal yang perlu dipahami bersama dalam mendidik anak adalah niatkan yang benar, tulus, pasrah, dan tidak setengah-setengah agar dapat berjalan dengan baik.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kami harap antara santri, wali santri, dan asatidz bisa saling bekerja sama antara satu sama lain,” pesannya.

Di ruang yang sama, Koordinator Pembina Pondok Putri Pesantren Tebuireng, Ustadzah Fitria Maulidia menjelaskan titik poin dari pertemuan ini adalah untuk mengenalkan pengurus, juga sosialisasi kegiatan serta tata tertib pesantren.

“Dalam kepungurusan Pondok Putri terdapat empat divisi; Pendidikan, Keamanan, UKKLP, dan Pengembangan Diri. Masing-masing Koordintor divisi akan mempresentasikan program kerjanya,” tuturnya.

Selain penyambutan dari kepala pondok dan pengurus, acara silaturahmi ini juga menyediakan ruang bertanya bagi wali santri, yang emudian diakhiri dengan mushofahah dengan Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng dan Mudir Bidang Pembinaan Pondok Pesantren Tebuireng.

Pewarta: Rafiqatul Anisah

SebelumnyaDies Natalis FIP, Meraih Prestasi Bersama Anak Yatim
BerikutnyaIce Breaking! Menjadi Pendidik Aktif Inovatif