Seluruh santri Pondok Pesantren Madani Tebuireng mengirim doa, Yasin dan tahlil dalam haul perdana KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Tebuireng.online—Santri Pondok Pesantren Madani Tebuireng cabang ke-14, di kabupaten Bintan provinsi Kepulauan Riau, memperingati haul pertama KH. Salahuddin Wahid (Gus Sholah).

Peringatan haul ini diisi dengan khotmil Qur’an 1 juz untuk masing-masing santri dan pemutaran sejarah Gus Sholah dalam meresmikan pondok pesantren ini.

Acara berlangsung di aula pertemuan Hasyim Asy’ari Madani Tebuireng 14. Para santri, dewan guru, stakeholder yayasan, serta pengasuh sangat antusias dalam menghadiahkan doa untuk sang guru, KH. Salahuddin Wahid, Selasa (2/2/21).

“Acara haul ini yang kita ikuti menjadi acara Tebuireng pusat dan cabang-cabang Tebuireng di berbagai daerah, sekaligus streaming bersama launching dan bedah buku (Gus Sholah: sang arsitek pemersatu umat),” ungkap Pengasuh Pondok Pesantren Madani Tebuireng 14, KH. Muhammad Lukman.

Selain itu, peringatan haul di Tebuireng 14 juga menggelar pembacaan Yasin dan tahlil yang akan dilangsungkan pada malam hari.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Semoga doa kita semua  dan  serangkaian acara berjalan dengan lancar,” harapnya.

Pewarta: Wawan

SebelumnyaSatu Warsa Menabung Rindu
BerikutnyaMemperingati 1 Tahun Wafatnya KH. Salahuddin Wahid