Mahasiswa Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Unhasy, foto bersama usai acara diskusi ilmiah.

Tebuireng.online— Salah satu upaya untuk meraih capaian sebagai mahasiswa ideal, yang disiplin dan berwawasan luas, Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) Unhasy, mengadakan diskusi ilmiah yang dilakukan secara rutin (dwi mingguan).

Salah satu tema diskusi yang terlaksana dalam waktu dekat, Jumat (26/3) lalu adalah diskusi terkait antropologi kampus. Kegiatan itu berlangsung di Aladeen cafe Jombang.

“Kita adakan secara rutin diskusi ilmiah ini, dengan harapan memberikan tambahan keilmuan terhadap mahasiswa Unhasy, khususnya bagi mahasiswa baru,” ungkap ketua panitia, Muhammad Ikhsan.

Ia menambahkan, bahwa diskusi ilmiah yang digelar selalu menawarkan dan membawakan tema yang berbeda-beda, tentunya untuk menambah wawasan dan keilmuan mahasiswa agar menjadi lebih baik dalam berpikir.

“Untuk tema diskusi hari ini, kita menggagas tema Antropologi Kampus, yang dijabarkan secara lengkap dan jelas oleh Wahyu Al-Fajri, sebagai Presiden Mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari Tebuireng,” imbuhnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Wahyu Al-Fajri sangat mengapresiasi kegiatan mahasiswa tersebut. Menurutnya, diskusi seperti ini dapat menunjang pengetahuan mahasiswa khususnya pengetahuan yang tidak diajarkan di bangku kuliah.

“Acara ini dapat menjadi penunjang pengetahuan mahasiswa Unhasy, mengenai dunia kampus, seperti bagaimana menjadi mahasiswa yang ideal yang mengamalkan tiga prinsip mahasiswa; membaca, menulis, dan berdiskusi,” responsnya.

Sebagai Presiden Mahasiswa, Wahyu berharap seluruh HMP di Unhasy dapat aktif dan juga mampu menyelenggarakan acara diskusi ilmiah seperti ini.

“Harapan saya ke depannya, seluruh HMP di lingkungan Unhasy dapat menyelenggarakan acara diskusi ilmiah seperti ini, agar memberikan pengetahuan lebih luas kepada mahasiswa.” Pungkasnya.  

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaInilah Alasan Mengapa Kamu Tak Boleh Berpacaran
BerikutnyaIkuti Pengajian “Santri Kilatan” Pesantren Tebuireng