Sekitar 59 anak ikuti khitan massal di Pusat Kesehatan Pesantren Tebuireng, Rabu (8/1/20). (Foto: dokumentasi panitia)

Tebuireng.online— Pesantren Tebuireng adakan “Khitan Massal” yang dihadiri oleh 59 anak didampingi keluarga di Puskestren Tebuireng, Rabu (8/1/20). Khitan massal ini merupakan rangkaian penutup acara Haul ke-10 Gus Dur yang telah dilaksanakan Desember lalu.

“Acara khitan massal ini merupakan acara penutup Haul Gus Dur ke-10. Acara ini dijadikan penutup haul Gus Dur karena kita sebagai panitia menyesuaikan waktu peserta sunnat massal. Peserta sunat massal pada bulan Desember sedang disibukkan oleh ujian sekolah. Akhirnya panitia mengadakan rapat dan menghasilkan kesepakatan dilaksanakan acara sunatan massal pada 08 Januari 2020,” ungkap ketua panitia haul Gus Dur, Muhammad Slamet Habib.

Ia menerangkan bahwa acara khitan massal dan seminar merupakan rangkaian acara terbaru untuk memperingati haul Gus Dur. Acara khitan massal di Pesantren Tebuireng terakhir kali dilaksanakan pada tahun 1999 yang diikuti sebanyak 200 peserta.

Menurut pengakuan Ustadz Habib, terselenggaranya khitan massal ini atas usulan salah satu peserta rapat yang merupakan guru di Madrasah Aliyah Tebuireng, yaitu Syaifullah. Usulan tersebut disetujui dan mendapat apresiasi baik dari peserta rapat. Hingga akhirnya terlaksana menjadi rangkaian acara dalam mempertingati haul Gus Dur.

“Tujuan diadakannya acara ini untuk bisa memperkuat komunikasi dengan masyarakat, dan untuk berbaur antara masyarakat dan pesantren. Peserta yang mendaftar khitan massal sebanyak 64 anak, peserta yang hadir pada acara ini sebanyak 59 anak, 5 orang anak mengundurkan diri dikarenakan takut dan masih belum siap,” jelasnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Dana untuk seluruh rangkaian acara haul Gus Dur bersumber dari LSPT (Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng). Peserta yang mengikuti acara khitan massal mendapatkan kopiah, baju koko, sarung, sandal, dan setiap peserta mendapatkan uang saku sebesar 500 ribu rupiah.

“Kita tidak meminta sedikitpun dana dari pihak-pihak yang lain akan tetapi apabila pihak lain ingin membantu menyumbang mereka bisa langsung menyumbangkan ke LSPT,” terangnya.

Susunan acara khitan massal terdiri dari pembukaan, pembacaan ayat suci Al Quran, sambutan ketua panitia, sambutan pengasuh, dan sambutan Gus Yusuf, kemudian dilanjutkan dengan acara kirab peserta khitan massal dengan menaiki becak.

Selain acara sunat massal, diadakan juga acara pengobatan gratis untuk semua penyakit berlaku untuk semua orang, kecuali penyakit kronis. Acara pengobatan gratis ini dihandle langsung oleh KH. Muhammad Yusuf Abdurrahman selaku ketua Tim Medis.

Pewarta: Almara Sukma

SebelumnyaAlumni Pertama SMA Trensains Tebuireng Temukan Aplikasi Tuker Sampah
BerikutnyaWakil Pengasuh Tebuireng Apresiasi Terlaksananya Khitan Massal