Surat pengumuman penutupan lowongan guru di Pesantren Tebuireng

Tebuireng.online– Mengenai lowongan guru di unit pendidikan di lingkup Pesantren Tebuireng, Bidang Pembinaan Lembaga Pendidikan Pesantren Tebuireng telah mengeluarkan pengunguman dengan nomor: 193/BLLP PTB/III/2018 tentang penutupan pendaftaran penerimaan calon guru lingkup unit pendidikan di bawah naungan Yayasan Hasyim Asy’ari Tebuireng Jombang.  Pengumuman tersebut dikeluarkan pada Selasa (20/03/2018).

Dalam pengunguman tersebut disebutkan bahwa pengunguman lowongan guru melui surat nomor 184/BPLP PTB/II/2018 yang diterbitkan pada tanggal 23 Februari 2018 tentang  penerimaan calon guru lingkup unit pendidikan pesantren Tebuireng akan ditutup pada Jumat (23/032/2018).

Salah satu penanggungjawab penerimaan lowongan guru, Fitra Tamami, menjelaskan bahwa penutupan itu memang dimajukan seminggu dari jadwal awal, yaitu 30 Maret 2018. Namun, penutupan ini mengecualikan beberapa mata pelajaran, yaitu sejarah, IPA, dan guru BK yang belum memenuhi standar jumlah, sehingga masih dibuka hingga waktu penutupan awal.

Dalam surat tersebut juga disebutkan jumlah pendaftar atau pelamar calon guru yang masuk untuk setiap mata pelajaran. Untuk materi Bahasa Indonesia berjumlah 19 pelamar, Bahasa Inggris sejumlah 43 pelamar, matematika sejumlah 24 pelamar, Ilmu pengetahuan Alam (tingkat SLTP) sejumlah 6 pelamar, Biologi sejumlah 12 pelamar, Fisika sejumlah 10 pelamar,  Kimia sejumlah 11 pelamar,  Sejarah sejumlah 5 pelamar,  dan yang terakhir mata pelajaran BP/BK sejumlah 11 pelamar.

Fitra menjelaskan, berdasarkan jumlah pelamar tersebut di atas,  maka memperhatikan jumlah lowongan/formasi yang dibutuhkan sudah cukup untuk diadakan seleksi. “Pendaftaran pelamar calon guru ditutup pada tanggal 23 Maret 2018, kecuali untuk formasi calon guru BP/BK,  Sejarah,  dan IPA ditutup pada tanggal 30 maret 2018,” katanya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ia juga menegaskan, dengan adanya surat pengumuman yang ditandatangani oleh Mudir Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah, H. Khusnadi Said itu, maka tidak diberlakukan lagi ketentuan pendaftaran sebagaimana dicantumkan dalam surat pengumuman pembukaan lowongan guru, sampai dengan tanggal 30 Maret 2018.

“Pelamar calon guru yang lulus seleksi administrasi akan dipanggil untuk mengikuti seleksi penerimaan calon guru pada waktu yang akan disampaikan melalui pesan SMS,  WhatsApp atau telepon,” tambahnya.

Terakhir, ia menambahkan, pelamar yang tidak dipanggil untuk mengikuti seleksi maka berkas lamaran akan ditampung sebagai data Pesantren Tebuireng apabila membuka lowongan penerimaan calon guru pada kesempatan berikutnya.


Pewarta:            M. Abror Rosyidin

Editor/Publisher: MAR

SebelumnyaKala Kiai Hasyim Menangis Saat Baca Al Quran
BerikutnyaWudu Setelah Pakai Losion, Sahkah?