Sumber foto: https://id.techinasia.com/5-hal-yang-bisa-dipelajari-founder-startup-dari-rasulullah-saw

Oleh: Almara Sukma*

Islam hadir ke permukaan bumi tidak hanya untuk mengenalkan tauhid, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kebaikan terhadap sesama. Karenanya, hampir seluruh doktrin keislaman, mengajarkan hubungan yang seimbang antara Tuhan dengan makhluknya. Manusia tidak diminta hanya untuk beribadah, tetapi juga berbuat baik dengan sesama manusia, bahkan binatang dan tumbuhan. Berbuat baik disebut sebagai akhlak yang mulia.

Akhlaq mulia merupakan inti dari ajaran agama Islam sebagaimana disandarkan pada hadis dibawah ini:

 حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ ، قَالَ : حَدَّثَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنُ مُحَمَّدٍ ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَجْلَانَ ، عَنِ الْقَعْقَاعِ بْنِ حَكِيمٍ ، عَنْ أَبِي صَالِحٍ ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ، قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : ” إنَّما بُعِثتُ لِأُتَمِّمَ صاَلِحِ الْأَخْلَاق.”

Artinya: Telah menceritakan kepada kami Said bin Mansur, beliau berkata: Telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz bin Muhammad, dari Muhammad bin Ajlaan, dari Qo’qoi bin Hakiim, dari Abi Sholih, dari Abi Hurairah berkata: Rasulullah shalallahu alaihi wasallam bersabda: ““Sesungguhnya aku diutus hanya untuk menyempurnakan keshalihan akhlak.” (HR. Ahmad dalam Musnad-nya (no. 8952).

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Di dalam kitab Mau’idhotul Mu’minin dijelaskan bahwa Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam selalu meminta kepada Allah SWT agar diberikan akhlak yang mulia, adapun do’a Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam agar diberikan akhlak yang mulia sebagai berikut:

اللهم حَسِّن خَلقِي وَ خُلُقِي

Setelah membaca do’a itu Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam juga membaca do’a dibawah ini:

اللهم جَنِبنِي مُنكَراَتِ الأَخلاَق

Kemudian Allah mengijabahi do’a Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam sebagaimana dijelaskan dalam firman-Nya:

أدعوني أستجب لكم (سورة غافر: (٦٠

Artinya: “Berdo’alah kepada-Ku, niscaya akan aku perkenankan bagimu.” (Surat Ghofir ayat: 60).

Allah SWT memberikan akhlak kepada Rasulullah Shalallahu alaihi wasallam sebagaimana akhlak dalam Al-Qur’an.
Dengan kata lain, budi pekerti (adab) Rasulullah shalallahu alaihi wasallam adalah Islam dan syariat-Nya (hukum-hukum Allah SWT). Karakter (akhlaq) Rasulullah shalallahu alaihi wasallam merupakan wujud dari ketaatan beliau terhadap perintah dan larangan Allah SWT. Beliau senantiasa mengerjakan apa yang diperintahkan Allah, dan meninggalkan apa yang dilarang oleh-Nya.


*Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari

SebelumnyaNgobrol Pintar Bersama Pengurus Fatayat NU
BerikutnyaTradisi Imsak Ada Dalilnya