Pembinaan bagi Penjamah Makanan di Kantin dan Koperasi Sekolah di Lingkungan Pesantren Tebuireng
Pembinaan bagi penjamah makanan di kantin dan koperasi sekolah di lingkungan Pesantren Tebuireng, Jumat (09/09/2016)

tebuireng.online—Maraknya kasus keracunan makanan, mengundang keprihatinan Sekolah Menengah Pertama A. Wahid Hasyim (SMP AWH) Tebuireng. Sebagai sekolah Adiwiyata, SMP AWH merasakan urgensi perlunya sosialisasi makanan higienis di lingkungan sekolah dan Pesantren Tebuireng.

Dalam kegiatan yang digelar Jumat (9/9/2016), staf dari Bidang Kesehatan Lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang Lunna Agustin menekankan pentingnya menjaga higienitas makanan dalam kehidupan sehari-hari. Pasalnya, setiap orang dapat beresiko keracunan makanan akibat proses kontaminasi.

“Untuk menjaga higienitas makanan, semua pihak harus memperhatikan kebersihannya, mulai dari pemilihan bahan, proses penyimpanan bahan dan pengolahan makanan, hingga penyimpanan makanan matang. Yang tidak kalah penting, proses pengangkutan hingga penyajian makanan,” ujarnya.

Dalam sosialisasi yang dihadiri oleh penjamah makanan di kantin dan koperasi serta perwakilan unit-unit pendidikan di Pesantren Tebuireng itu, Kepala Bidang Kemasyarakatan Dinas Kesehatan Jombang dr. Mas Imam Ali Afandi juga mengingatkan bahaya makanan yang tidak higienis. Pria yang akrab dipanggil Mas Imam ini memaparkan berbagai contoh kasus penderita keracunan makanan yang harus dirawat di rumah sakit, bahkan hingga menyebabkan kematian.

Kegiatan Pembinaan bagi Penjamah Makanan di Kantin dan Koperasi Sekolah di Lingkungan Pesantren Tebuireng ini diawali dengan sambutan Kepala SMP AWH Anas, M.HI dan pengurus Yayasan Hasyim Asy’ari Hj. Aisyah Muhammad. (Fara/Day)

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online
SebelumnyaAngsana
BerikutnyaIslam di Pegunungan Himalaya