Iklan Tebuireng.Online

Pena Santri

Membayar Pedih dengan Puisi

Oleh: Ana Saktiani Mutia* Aku mengupas harapan dibalik ketidaktahuan, meluruhkan angan dengan senyuman. Dan tiada yang mampu menepis rasa cinta dalam duka. Aku telah lama berjibaku dengan rindu dan untuk kesekian kalinya, aku kembali merindukan...

Malam di Kampung Halaman

Oleh: Putri Ayu Wardani* Merindukan malam seperti ini Yang tak akan sama ku dapat di malam-malam kota rantau Yang kurasakan dinginnya juga ku dapat hangatnya Suara-suara tak Asing Yang selalu kurindu suaranya Jangan biarkan malam ini cepat berlalu Biarkan ia menetap...

Justru Cinta Itu Tumbuh Saat Hati Ikhlas

Judul               : Diary Ungu Rumaysha (DUR) Penulis            : Nisaul Kamilah Penerbit           : Telaga Aksara Cetakan           : VI, Juni 2020 Tebal               : 504 halaman Peresensi         : Umdatul Fadhilah* “Rum adalah kita....

Berdamailah Diri

Oleh: Rara Zarary* Malam kian melambung sepiSuara-suara masih juga ramai dengan harapan, doa, juga omongan-omongan yang entah kemana ujungnya: katanya kita akan menang,...

Perjalanan Spiritual Rukhin Menemukan Guru Gus Baha’

Mengutip dari pernyataan Nur Cholis Majdid, bahwa asal usul seorang santri itu terdapat dua acuan. Pertama adalah pendapat yang mengatakan bahwa “santri” itu berasal dari perkataan “santri”,...