Barangkali Dia Kembali

165
Aku tidak berharap lebih, hanya saja “barangkali” dia kembali, aku masih menerima dengan penuh ikhlas dalam hati. 

Oleh: Rara Zaray*

Ada janji yang tak akan pernah basi untuk diungkit kembali

nada-nada kenangan soal pisah yang lama dan perjumpaan yang diharap panjang

semua hanya sebatas ingin dan doa yang masih rahasia, semoga tak sia-sia

barangkali, dia akan kembali

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

memberi peluk hangat, kalahkan gigil yang hujan hujam setiap malam

mungkin saja nanti, dia kembali

setelah tahu, tak ada yang memiliki hati lebih lembut dan sayang sedalam apa yang pernah menjadi janji kami

barangkali saja, dia kembali

setelah tahu, aku masih menjadi seseorang yang paling setia menunggu di sini, tak pernah pindah posisi.

barangkali, jika tidak: aku tak akan pernah merasa sakit atau terluka lagi.

*Penulis adalah alumni Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-Guluk Sumenep Madura, saat ini sedang berjuang di bangku Pascasarjana UNS Surakarta.

🤔  Tadarus Sepenantian, Mengenang Langgar