Raih 3 Medali di Ajang Berbeda, Siswa Ini Harumkan Nama SMA Trensains Tebuireng

47
Siswa SMA Trensains Tebuireng Jombang, Razita Batrisyia Farzana Lufanda (foto: albii)

Tebuireng.online— Prestasi gemilang kembali ditorehkan oleh siswa SMA Trensains Tebuireng, Razita Batrisyia Farzana Lufanda yang berhasil meraih tiga medali dari ajang olimpiade berbeda yang diikuti selama libur lebaran 2026.

Dalam kompetisi yang diikuti secara daring tersebut, Razita sukses meraih medali emas pada Olimpiade Biologi yang diselenggarakan oleh Olimpiade Nasional Indonesia (ONI) ke-12 pada 29 Maret 2026. Di tanggal yang sama, ia juga memperoleh medali perak dalam Olimpiade Sains Tingkat Nasional yang digelar oleh Berlian Hati Mulia bekerja sama dengan Puskanas dan NSC.

Baca Juga: Selama Liburan Semester, Siswi SMA Trensains Tebuireng Raih 3 Medali Nasional

Sementara itu, sehari sebelumnya, tepatnya pada 28 Maret, ia berhasil membawa pulang medali perunggu dalam ajang Indonesian Golden Student Olympiad yang diselenggarakan oleh Asosiasi Olimpiade Nusantara bersama Olimpiade Sains Pelajar dan FIK UI.

Razita mengungkapkan bahwa keikutsertaannya dalam berbagai lomba tersebut tidak hanya untuk mengisi waktu luang selama liburan, tetapi juga sebagai sarana mengasah kemampuan akademiknya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kalau di sekolah itu tidak semua lomba bisa diikuti, jadi saat di rumah saya ingin ikut lomba apa pun. Ini juga sekaligus untuk menguji diri, apalagi saya memang tidak diperbolehkan sering membuka ponsel oleh orang tua,” ujarnya.

Ia juga menuturkan bahwa dukungan orang tua menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan prestasinya.

“Saya dibebaskan untuk ikut lomba, karena kata orang tua saya harus punya jiwa kompetisi,” tambahnya.

Baca Juga: Dua Tim Riset SMA Trensains Tebuireng Sabet Honorable Mention di Kompetisi Sains Nasional

Siswi kelahiran Situbondo ini mengaku telah menyukai bidang Biologi sejak duduk di bangku sekolah dasar. Ketertarikannya tersebut tumbuh dari kebiasaannya menghafal serta pengalaman belajar langsung dari alam sejak kecil.

“Saya suka biologi sejak SD. Dari kecil juga sering diajak ke alam, jadi sudah dikenalkan sejak awal,” jelasnya.

Semangat kompetisi Razita terus meningkat, terlebih ia merasa tertantang karena memiliki adik yang juga berprestasi.

“Saya harus terus belajar, karena adik saya juga pintar,” katanya.

Selama mengikuti lomba di masa liburan Lebaran, Razita mengaku hanya mengikuti satu kali pertemuan les. Selebihnya, ia banyak berdiskusi dan belajar bersama ayahnya yang berprofesi sebagai programmer.

Menurutnya, setiap lomba yang diikuti memiliki karakter dan tantangan tersendiri. Namun, ia mengaku paling terkesan dengan ajang NSC karena menuntut kemampuan literasi yang tinggi.

Baca Juga: Siswa Trensains Tebuireng Harumkan Nama Sekolah di UP-NEO Nasional

“Yang paling berkesan itu NSC, karena banyak literasinya, jadi kita harus banyak membaca dan memahami,” ungkapnya.

Siswi yang bercita-cita menjadi dokter ini berharap dapat terus meningkatkan prestasi dan produktivitas belajarnya di masa mendatang.

“Saya punya rasa penasaran yang tinggi, jadi ingin ikut lebih banyak lomba lagi ke depannya,” pungkasnya.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary