Santri Abdul Djamil Tebuireng 17 Raih Prestasi di SANFFEST 2025 Kementerian Kebudayaan RI

94
Suasana saat penyerahaan penghargaan juara 2 film terbaik se nasional dengan judul “Ghosob” (dok. istimewa)

Tebuireng.online— Pondok Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17 menorehkan prestasi membanggakan. Dalam ajang Santri Film Festival (SANFFEST) 2025 yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, santri Abdul Djamil berhasil meraih Juara 2 kategori Skenario Terbaik melalui film pendek berjudul “Ghosob”.

Film tersebut ditulis dan disutradarai oleh Faiz Musyafa, santri cabang Tebuireng 17. Karya ini terpilih sebagai nominasi terbaik setelah melalui proses kurasi dan penilaian dewan juri yang menitikberatkan pada kekuatan gagasan, relevansi tema, serta orisinalitas cerita yang diangkat.

Baca Juga: Pesantren Cabang Abdul Djamil Tebuireng 17 Silaturahmi ke Pesantren Tebuireng

Dalam keterangannya, Faiz mengungkapkan bahwa proses produksi Ghosob bukanlah hal yang mudah.

“Tantangan terbesar adalah proses pengarahan pemain, karena usia kami tidak terpaut jauh. Dibutuhkan pendekatan yang tepat agar mereka nyaman mengikuti arahan,” ujarnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain itu, Faiz juga menghadapi keterbatasan peralatan produksi. Namun hal tersebut justru menjadi pemantik kreativitas timnya.

Baca Juga: Semarak Hari Santri di Pesantren Preneur Abdul Djamil Tebuireng 17 Sokaraja

“Kami harus benar-benar memaksimalkan alat yang ada. Situasi ini mengajarkan kami untuk kreatif, bijaksana, dan fokus pada kualitas cerita. Ini baru langkah awal perjalanan kami,” tambahnya.

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa santri memiliki potensi besar dalam dunia perfilman, sekaligus menunjukkan bahwa pesantren bukan hanya pusat pendidikan agama, tetapi juga ruang tumbuhnya kreativitas dan karya seni yang bernilai positif.

Prestasi tersebut diharapkan dapat memotivasi santri lainnya untuk terus berkarya, menyuarakan nilai-nilai keislaman yang ramah, dan berkontribusi pada masyarakat melalui media film.

Baca Juga: Makna BATIK dalam Tradisi dan Nilai Pesantren Abdul Djamil Tebuireng 17

Capaian ini bagi pihak PP Abdul Djamil Tebuireng 17, menguatkan komitmennya dalam mencetak generasi santri yang kompeten, kreatif, dan siap bersaing di era modern.



Pewarta: Choirul Anam, Humas Publikasi Tebuireng 17
Editor: Rara Zarary