Siswa SMP Sains Tebuireng Raih Prestasi Internasional di IISRO 2025

236
Dua siswa SMP Sains Tebuireng menerima penghargaan (foto: istimewa)

Tebuireng.online— SMP Sains Tebuireng Jombok kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Dua siswanya, M. Haikal Mahfud dan Adnan Khiar Atmojo, berhasil meraih juara dalam ajang International Islamic School Robot Olympiad (IISRO) 2025 yang digelar di UIN Walisongo Semarang pada 22–24 Desember 2025.

Kompetisi robotik berskala internasional tersebut diikuti oleh peserta dari berbagai negara, di antaranya Kirgistan dan Malaysia, serta ratusan pelajar dari sekolah-sekolah Islam di Indonesia.

Haikal dan Adnan berlaga pada kategori Soccer RC (Remote Control Soccer Robot), yakni lomba sepak bola robot yang dikendalikan langsung oleh manusia menggunakan remote control. Pada kategori ini, peserta dituntut memiliki keterampilan mengendalikan robot, ketepatan mengambil keputusan, serta strategi permainan yang matang.

Baca Juga: Tes Masuk Tebuireng, SMP Sains Tebuireng Catat 573 Pendaftar

“Soccer RC adalah robot sepak bola yang dikendalikan manusia. Fokusnya bukan pada kecerdasan robot, melainkan pada kemampuan pemain dalam mengontrol, menggiring, menendang, dan menyusun strategi,” ujar Haikal.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Robot yang digunakan berukuran 20×20 sentimeter, dengan pembagian peran antara penyerang dan pemain bertahan. Menurut Haikal, kunci keberhasilan timnya terletak pada kerja sama dan komunikasi yang telah dipersiapkan sejak latihan.

“Strategi kami sederhana, membagi posisi penyerang dan pertahanan serta menjaga komunikasi dengan isyarat yang sudah disepakati sebelum pertandingan,” jelasnya.

Meski demikian, perjalanan menuju kemenangan tidak lepas dari kendala. Benturan antarrobot yang menyebabkan kerusakan serta kondisi tangan yang gemetar saat mengendalikan remote menjadi tantangan tersendiri. “Kami segera memperbaiki robot dan memperbanyak latihan agar lebih siap secara mental dan teknis,” tambahnya.

Sementara itu, Adnan Khiar Atmojo mengungkapkan bahwa ajang ini memberikan banyak pelajaran berharga, terutama tentang kerja tim dan pengendalian diri. “Kami belajar teamwork, tidak mudah putus asa, tetap tenang, fokus, dan optimis saat mengambil keputusan,” tuturnya.

Menurut Adnan, robotik sangat bermanfaat bagi pelajar SMP karena mengenalkan teknologi masa kini seperti Internet of Things (IoT) sejak dini. Ia mengaku bahagia dan terharu saat diumumkan sebagai pemenang. “Persiapan sekitar 20 sampai 25 hari akhirnya terbayarkan,” katanya.

Baca Juga: Dua Tim SMP Sains Tebuireng Borong Juara di Olimpiade TIK TechUp 2025

Dalam proses persiapan lomba, keduanya dibimbing oleh Ustadz Iwan dan Ustadz Gondo Siswanto, serta mendapat dukungan penuh dari orang tua.

Keberhasilan tersebut turut mendapat apresiasi dari para wali santri. Amalia Rosyadi, wali santri Haikal, menyampaikan rasa syukur atas capaian putranya. Ia menuturkan bahwa Haikal telah tertarik pada dunia robotik sejak SD dan kini semakin berkembang berkat adanya ekstrakurikuler robotik di SMP Sains Tebuireng.

“Dari yang awalnya hanya mengoperasikan robot, sekarang mulai belajar merakit dan membuat robot sendiri,” ujarnya.

Hal senada disampaikan Ainul, wali santri Adnan. Ia berharap putranya terus semangat belajar dan berinovasi di bidang robotik. “Semoga ke depan bisa membuat robot sendiri dan terus berprestasi,” harapnya.

Baca Juga: Siswi SMP Sains Tebuireng Juara 3 MTQ NURFA 2025 di SMK Telkom Sidoarjo

Prestasi ini menjadi bukti komitmen SMP Sains Tebuireng Jombok dalam mengembangkan potensi santri di bidang sains dan teknologi, sekaligus menegaskan bahwa santri mampu bersaing dan berprestasi di tingkat internasional.

“Keberhasilan bukan milik orang yang paling pintar, tetapi milik mereka yang terus berusaha,” pungkas Haikal dengan penuh kemantapan.



Pewarta: Albii
Editor: Rara Zarary