
Tebuireng.online- SMP Abdul Wahid Hasyim (SMP AWH) kembali sukses menggelar pentas seni (Pensi) tahunan bertajuk “Swarna Nusantara 2025” di halaman sekolah pada Kamis, (13/11/2025). Pensi tahun ini dinilai menjadi yang termegah karena untuk pertama kalinya menggunakan videotron.
Kepala Sekolah SMP AWH, Dwi Rahmat Siswoyo, S.Pd., menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh pihak yang mendukung, termasuk yayasan, sponsor, dan wali santri. Beliau berharap penampilan budaya yang disajikan dapat memberikan dampak positif bagi para siswa.
“Saya curiga tahun depan lebih besar lagi pensinya. Pesan saya, ingat jangan memaksakan diri, kalau angkatan kalian bisanya level A ya A saja, jangan sampai level A+,” pesannya, mengingatkan siswa agar realistis dan mengutamakan kekompakan dalam berkreasi.
Acara dibuka secara simbolis dengan pelepasan burung merpati oleh pimpinan SMP AWH, yang membawa pesan filosofis. Merpati, jelas pimpinan, adalah simbol bahwa “kebebasan tetap harus terkendali.”
Ia juga menyampaikan doa khusus bagi siswa kelas 9 yang menjadi penyelenggara utama. “Saya doakan lulus semua dan masuk sekolah yang diharapkan,” ucapnya.
Nabila Rahma Putri, salah satu penampil, mengaku sempat grogi meskipun sering tampil. Namun, ia berhasil menenangkan diri dan menikmati tarian. Nabila merasakan keseruan tahun ini, yang didukung oleh penggunaan videotron dan aransemen musik yang lebih terasa, seperti diungkapkan oleh Kaysa Syifa El A. dari kelas 8.
Qothrunnada, penampil Tari Panorama dari Banyuwangi, menceritakan pengalamannya tampil pertama kali. “Belum pernah tampil, baru ini, grogi, seneng dapat kesempatan tampil, latihan setiap hari H-1 bulan dilatih OSIS,” tuturnya.
Sementara penampil tari Cik Ronggeng, Syahnur dan Azila, menghadapi kesulitan dalam menjaga kekompakan dan menguasai gerakan tarian yang cukup sulit karena berlatih secara mandiri.
Shicha dari kelas 9, yang membawakan tarian hasil belajar bersama teman-temannya, mengaku bangga dapat tampil di masa terakhirnya sebagai siswa SMP AWH.
Kaysa Syifa El A. dari kelas 8 juga merasakan keseruan pensi tahun ini. Ia mengatakan bahwa musik dan aransemen yang lebih terasa membuat penampilan menjadi semakin menarik dan menyentuh hati.
“Tahun lalu tidak ada videotron, lebih meriah tahun ini karena persiapan dari suara lebih terasa,” kata Kaysa.
Ragam penampilan yang disajikan meliputi:
Kelas 7 Putri: Tari Permainan Tradisional
Kelas 8 Putri: Orasi dan Kreasi Tari (Tari Andira, Tari Panorama, dan Tari Gemrantang Jati)
Kelas 9 Putri: Tari Ondel-Ondel, Tari Tanjung Gemilang, Tari Cik Ronggeng
Kelas 7 & 8 Putra: Drama
Kelas 9 Putra: Drama Hari Santri Nasional, Drama Ramayana, Drama Kolosal Jaya Wardana, dan Fashion Show.
Baca Juga: Angkat Budaya Global, SMA AWH Tebuireng Gelar Pentas Seni Artemus Meriah

Pewarta: Ilvi Mariana
Editor: Muh. Sutan


















