PWNU dan BNN Gelar Seminar Nasional Tekankan Nilai Ekonomi Produktif dan Hidup Sehat

56
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam Seminar Nasional bertajuk "Sinergi NU dan BNN: Menanamkan Nilai Ekonomi Produktif dan Hidup Sehat Sejak Dini." Jumat (17/10/2025) . Foto : Irsyad
Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam Seminar Nasional bertajuk “Sinergi NU dan BNN: Menanamkan Nilai Ekonomi Produktif dan Hidup Sehat Sejak Dini.” Jumat (17/10/2025) . Foto : Irsyad

Tebuireng.online – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2025, Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) RI menggelar Seminar Nasional bertajuk “Sinergi NU dan BNN: Menanamkan Nilai Ekonomi Produktif dan Hidup Sehat Sejak Dini.”

Acara yang berlangsung di Aula Lantai 3 Gedung KH. Yusuf Hasyim, Pesantren Tebuireng, pada Jumat (17/10/2025) pagi, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir di antaranya Pengasuh Pesantren Tebuireng KH. Abdul Hakim Mahfudz, Ketua PW LPNU Jawa Timur Gus H. Wahyu A. Priambodo, Kepala BNN RI Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, serta CEO PT Bersama Mencapai Puncak Tbk Nanang Suherman.

Kepala BNN RI, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, dalam paparannya, menekankan pentingnya kecerdasan emosional dan spiritual untuk memfilter pengaruh buruk, terutama tren baru dalam penyebaran narkotika.

“Kita boleh mengenal apapun, dunia apapun, karena itu tidak bisa dihindari. Tapi yang paling penting kita bisa mengfilter,” ujarnya.

Komjen Pol. Suyudi Ario Seto menegaskan bahwa pesantren dan para santrinya adalah solusi dan jawaban yang dimiliki bangsa dalam menghadapi masalah narkoba global. Karakter santri yang taat hukum agama, sederhana, mandiri, dan rendah hati, terbentuk dari kehidupan pesantren yang serba terbatas.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Beliau juga memaparkan betapa jahatnya bandar narkotika yang menggunakan segala cara untuk memasukkan barang haram ke Indonesia, baik melalui jalur laut, darat, maupun udara. Jenis narkotika pun semakin beragam, tidak hanya ganja, kokain, dan ekstasi, tetapi juga muncul New Psychoactive Substances (NPS) dan narkotika jenis kimia yang disisipkan ke dalam vape.

Kehadiran para pimpinan lembaga ini menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya penanaman nilai ekonomi produktif dan gaya hidup sehat sejak dini, khususnya bagi santri Tebuireng, sebagai bekal di masa depan.

Baca Juga: Ketua LPNU Jatim Ungkap Alasan Gandeng BNN RI

Suasana acara seminar ‘Menanamkan Nilai Ekonomi Produktif dan Hidup Sehat Sejak Dini’ di Tebuireng (foto: irsyad)

Pewarta: Ayu Amalia

Editor: Muh. Sutan