Suasana khotmil Qur’an dalam rangka peringatan Haul ke-33 KH. M. Adlan Aly dan temu alumni nasional di Pondok Pesantren Putri Walisongo Jombang.

Tebuireng.online– Pondok Pesantren Putri Walisongo memperingati Haul ke-33 KH. M. Adlan Aly dan menggelar temu alumni nasional pada Kamis (24/12) hingga Ahad (25/12), yang berlangsung di gedung Pondok Pesantren Putri Walisongo. Acara ini dihadiri seluruh alumni dari berbagai daerah. 

Kegiatan yang terselenggara selama dua hari ini tidak hanya sebatas silaturahmi, namun juga ada agenda kegiatan seperti khotmil Qur’an, ziarah ke maqbarah, serta sarasehan santri yang dikemas dengan ceramah atau seminar.

Acara diawali dengan pembacaan khotmil Qur’an yang dipimpin oleh ustadzah Ummu Habibah dan ustadzah Dewi Yukha Nida, ibu Nyai Mas’udah, bu Nyai Jazilah, dan ibu Nyai Maftuhah Minar. 

Setelah khotmil Qur’an bersama dilanjutkan dengan sarasehan dengan pemateri pertama disampaikan oleh Dra. Hj. Binti Amanah, Pengasuh Pesantren Tribakti Rama Puja Raman Utara Lampung Timur, yang juga merupakan alumni Pesantren Walisongo.

“Dalam kesempatan ini allah swt telah memberikan anugerah terindah bagi kita semua untuk menghadiri acara temu alumni nasional. Semoga kita bisa menjadi santri yang mendapatkan ilmu yang berkah dari kiai dan bu nyai,” tuturnya membuka materi yang disambut amin dari seluruh hadirin.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain penceramah sarasehan, turu hadir juga Dr. H. Ahmad Iwan Zunaih, Rektor Institut Sunan Drajat Lamongan, yang juga merupakan alumni Pondok Pesantren Putra Walisongo Jombang. Dalam kesempatan itu beliau menyinggung tentang pendidikan di pondok pesantren.

“Saya setuju dan mengapresiasi kita kembali membuka dan meneguhkan kembali pendidikan di pesantren supaya lebih bangga menjadi santri,” ucapnya.

Menurutnya yang paling utama adalah kenapa kita masih yakin pada pendidikan di pondok lebih unggul dari pada pendidikan dari sekolah sekolah umum biasanya. yaitu karena faktor dari gurunya, kenapa dari guru karena guru yang ada di pondok pesantren bukan memacu pada pemikiran manusia tapi memacu pemikiran anak-anak kita kepada Allah,” tambahnya. 

Pada kesempatan itu, salah satu perwakilan alumni memberikan dan menyampaikan sambutannya di hadapan hadirin, “diperkirakan hari ini yang hadir kurang lebih ada 1000 alumni. Kami ucapkan terima kasih kepada semuanya dan mohon maaf apabila ada kesalahan dan kesilapan dalam menjamu teman-teman semua,” ungkap Ibu Enik Fauziyah, ketua panitia temu alumni dan peringatan haul ke-33 KH. Adlan Aly.

Pewarta: Wan Nurlaila