Iklan Tebuireng.Online
Iklan Tebuireng.Online

Humor Santri

Cak Jahlun Belajar Bahasa Jawa

Cak Jahlun sedang belajar Bahasa Jawa, dia bingung "Mengapa 'meninggal' saja banyak sekali bahasa Jawanya? Ada Sedo, Kapundut, Mati..." "Gini Cak, sedo itu untuk Kiai, Kapundut untuk orang yang lebih tua, mati itu untuk hewan,...

Kencing Berdiri

Cerita bermula ketika pada hari Jumat Kliwon sebelum subuh, Cak Jahlun kebelet pipis. Namun ia menahan hajatnya sebab ia masih ngantuk dan takut mau ke kamar mandi pondok yang gelap tanpa penerangan lampu. Setelah...

Dipelintir

Cak Jahlun termasuk santri yang nakal. Ketika musim mangga, beberapa kali mangga bapak kyai menjadi korban kenakalannya. Mungkin karena keterbatasan kiriman yang membuatnya seperti itu. Saat itu bukan musim mangga, cak Jahlun melamun tentang apa...

Tidak Ketemu

Setiap Bulan Ramadlan di Pondok Cak Jahlun dilaksanakan kegiatan pengajian kilatan. Satu kitab harus khatam satu bulan. Qari’nya para Kiai, Gus-gus, dan Ustadz-ustadz senior. Kitab yang dibacapun bermacam-macam. Tafsir, Hadist, Fiqih, Nahwu, Shorof, Tasawuf...

Jakarta itu Fi’il Bukan Isim !!

Suatu hari Cak Jahlun sedang tanya jawab dengan Paijo tentang pelajaran ilmu alat, nahwu sharraf. Cak Jahlun : “Jo, Jakarta itu kalimat apa?” Paijo            : “Pasti kalimat isim cak” Cak Jahlun : “Salah Jo” Paijo            : “(protes) Lo...