Tebuireng.online– Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz, hadir dalam Posmaru 2021 Unhasy, memberi materi “Pemikiran Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari”.

Dalam ruang Zoom itu, Gus Kikin sapaan akrab KH. Abdul Hakim Mahfudz, mengungkapkan bahwa Unhasy merupakan salah satu unit pendidikan yang berada di bawah naungan Pesantren Tebuireng.

“Sebagai salah satu lembaga yang ada di bawah naungan Pesantren Tebuireng, Unhasy masih memiliki keterkaitan baik dari sisi faham maupun popularitas pada pemikiran-pemikiran Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, selaku pendiri Pesantren Tebuireng,” ungkapnya.

Dalam artian, lanjut Gus Kikin Unhasy secara tidak langsung sedang meneruskan perjuangan dari Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, baik dari ilmu, pesan, serta amanah-amanah yang beliau tinggalkan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Ini yang harus diteruskan oleh para mahasiswa Universitas Hasyim Asy’ari,” pesannya.

Gus Kikin berpesan kepada seluruh mahasiswa Unhasy, senantiasa dalam menjalani kehidupan harus berpegang erat pada pemikiran-pemikiran dari Hadratussyaikh KH M Hasyim.

“Sampai saat ini kita masih merujuk pada pemikiran dan langkah-langkah apa yang telah dimulai oleh Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari,” terangnya.

KH. Abdul Hakim Mahfudz juga menyatakan bahwasanya tidaklah mudah untuk dapat meniru secara keseluruhan tentang keilmuan Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari.

Beliau menyadari hal itu memiliki kesulitan, bisa dilihat dari latar belakang Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari yang pernah mengenyam pendidikan agama di kota Mekkah, sehingga secara tidak langsung Hadratussyaikh KH M Hasyim memiliki kematangan ilmu agama yang mencukupi.

“Memang hal ini sulit bila kita meniru secara keseluruhan keilmuan dari Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, tetapi hal itu bukanlah menjadi alasan kita tidak mengikuti jejak beliau,” imbuhnya

Untuk saat ini, menurutnya kita harus mencari cara-cara baru untuk tetap belajar dengan baik, dan juga senantiasa berpedoman pada segala keilmuan yang telah diberikan oleh Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari, kepada para seluruh santri, dan juga Pesantren Tebuireng.

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaLewat Posmaru, Unhasy “Berbudaya Unggul Mendunia”
BerikutnyaLirik Mars Ya Lal Wathan Jadi Isi Piagam Nahdhatul Wathon