Ta’aruf mahasiswa baru program studi Pendidikan Bahasa Arab Unhasy, Kamis (7/10).

Tebuireng.online— Dalam acara penyambutan mahasiswa baru Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA), pihak prodi mengemas tiga rangkaian acara sekaligus yaitu ta’aruf, webinar nasional, dan sosialisasi ITLA (Organisasi Mahasiswa Pendidikan Bahasa Arab dan Sastra Arab se Indonesia), Kamis (7/10). Kegiatan ini berlangsung secara virtual melalui aplikasi Zoom Meet.

Ketua Himpunan Mahasiswa Program Studi PBA, Hayat Qois El-Harrani menyampaikan tentang kegiatan-kegiatan Bahasa Arab yang merupakan program-program yang ada di HMP PBA.

“Kegiatan-kegiatan itu dapat diikuti oleh mahasiswa PBA untuk membantu mengembangkan keterampilan bahasa Arab, seperti khitobah, baca kitab, ghina’ arabi, muhadasah, essay bahasa Arab, dan lain-lain,” terangnya, sambilalu memperkenalkan kakak kelas pada mahasiswa baru.

Tidak hanya Ketua HMP, hadir pula Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab,  Dr. Fathur Rohman, M.Pd.I, dalam sambutannya menceritakan tentang perkembangan Prodi Pendidikan Bahasa Arab dari masa ke masa.

“Dulu mahasiswa yang daftar di PBA Unhasy tidak terlalu banyak, bahkan sejak awal berdirinya tahun 1997 hanya ada dua orang yang daftar sebagai mahasiswa PBA sehingga tidak jadi dibuka dan tahun berikutnya yaitu tahun 1998 tidak dibuka pendaftaran di PBA, baru pada tahun 1999 dibuka lagi dan mulai ada beberapa mahasiswa yang cukup untuk dilaksanakan perkuliahan,” kisahnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Sejak saat itu, lanjut Fathur Rohman sampai pada tahun 2018 jumlah kelas yang ada di Prodi PBA ada satu kelas, barulah pada tahun 2019 mulai tampak banyak yang daftar ke Prodi Pendidikan Bahasa Arab Unhasy, sehingga secara aturan tidak boleh dijadikan satu kelas dan harus dibagi menjadi dua kelas.

“Sejak tahun 2019 jumlah kelas untuk setiap angkatan di Prodi PBA Unhasy ada dua kelas yaitu kelas A dan B, jadi saat ini semester 7 ada 1 kelas, sedangkan semester 5, 3, dan 1 masing-masing ada dua kelas yaitu A dan B, tak hanya secara kuantitas yang bertambah tetapi secara kualitas terus berusaha ditingkatkan melalui status akreditasinya, dosen-dosennya melanjutkan studi ke jenjang 3 sehingga saat ini memiliki 5 Doktor PBA,” imbuhnya.

Selain itu, Kaprodi PBA itu juga menjelaskan seputar kurikulum yang ada dalam prodi PBA Unhay.

“Kurikulumnya pun juga berusaha diperbaiki seperti menambahkan muatan tahfid, hafalan mufrodat, muharriqul lugha, program kitabah i’tiyadiyah bagi mahasiswa baru, dan sebelum pandemi terdapat dosen nativ arabi yang berasal dari Al Azhar Mesir,” jelasnya.

Usai perkenalan seputar program studi dan kurikulum PBA, mahasiswa melakukan ta’aruf yang dipimpin oleh perwakilan mahasiswa semester 1A dan 1B.

Setelah itu, berlanjut pada Webinar Nasional yang disi Dosen PBA, Dr. Abdul Qodir, M.Pd.I yang menjelaskan tentang penggunaan aplilasi mendeley untuk menulis makalah berbahasa Arab, dan Dr. Lailatul Qomariyah, M.Pd.I menjelaskan tentang macam-macam sistematika penulisan makalah berbahasa Arab.

Acara terakhir sosialisasi ITLA yang disampaikan oleh pengurus ITLA’, menjelaskan tentang organisasi ITLA’ dan keuntungannya bisa bergabung dalam organisasi tersebut.

Pewarta: pba/unhasy

SebelumnyaKetahui! Tiga Kebohongan yang Ditolerir Hadis Nabi
BerikutnyaInspiratif! Guru SMP Sains Raih Medali Emas Olimpiade Guru Indonesia