Santri Muallimin Hasyim Asy’ari Tebuireng melaksanakan upacara memperingati Resolusi Jihad dan Hari Santri Nasional (HSN).

Tebuireng.online– Pesantren Tebuireng melaksanakan upacara memperingati Resolusi Jihad dan Hari Santri Nasional (HSN), yang berlangsung di unit pendidikan masing-masing. Salah satunya di Unit Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari Tebuireng, Jumat (22/10).

Mudir Bidang Pondok, KH. Lukman Hakim, memberikan motivasi pada para santri mengenai pentingnya meneruskan keilmuan Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, khususnya meneladani perjuangannya untuk kemaslahatan negara dan bangsa.

“Hari Santri Nasional tidak akan lahir tanpa adanya fatwa Resolusi Jihad pada 21 Oktober 1945. Dan fatwa tersebut dikeluarkan oleh guru kita, yakni Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari,” tuturnya.

Hadratussyaikh KH. M. Hasyim Asy’ari, lanjutnya, tidak hanya seorang alim ulama pada keilmuan. Tetapi beliau memiliki jiwa nasionalisme yang luar biasa sehingga menjadikan diri beliau sebagai Pahlawan Nasional.

“Kiai Hasyim Asy’ari itu selain alim dalam keilmuan agama, beliau juga sangat besar memiliki nilai-nilai nasionalisme. Dan inilah yang harus dicontoh dan diteruskan oleh seluruh santri Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari, melanjutkan cita-cita Kiai Hasyim Asy’ari,” tegasnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain melaksanakan upacara, para santri Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari juga berikrar sebagai meneguhkan sosok santri sejati. Upacara yang diikuti oleh seluruh santri Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari Tebuireng berjalan dengan khidmat.

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaIni Pesan untuk Santri Putri dalam Amanat Apel HSN
BerikutnyaHari Santri dan Resolusi Jihad di Pesantren Tebuireng