Tebuireng.online– Dalam rangka Anniversary ke-XIII Kudaireng, ratusan santri Pondok Putri anggota Kuda Ireng (Kumpulan Da’I Tebuireng) mengadakan acara dengan konsep dengan dzikir alam, dilaksanakan di Pondok Putri Pesantren Tebuireng, pada Kamis (15/09/2021).

Rangkaian acara dari Anniversary Kuda Ireng ini diikuti oleh 150 peserta dan 23 panitia. Meskipun berbeda dengan dzikir alam sebelumnya, yang biasa dilaksanakan di Kota Malang, mereka semua berpartisipasi penuh dan bersemangat dalam menyukseskan dzikir alam tersebut dan tidak menyurutkan antusiasme selama acara.

Aminah Nur Syifa, selaku ketua panitia, mengatakan bahwa tujuan diadakan acara ini tidak lain untuk melatih mental mereka yang lebih dituntut untuk  maju dan berani di depan publik tanpa rasa takut dan malu, dengan diuji untuk melatih mental bukan bermaksud adanya pembulian. “Lebih jelasnya menguji mental mereka untuk tampil di depan umum, khususnya terkait dengan kostum yang sengaja dibuat dengan tampilan yang jelek supaya mereka tidak malu dalam hal berpenampilan seperti apapun,” katanya.

“Dalam menguji setiap peserta  yang terdiri dari beberapa kelompok, panitia membentuk lima pos yang setiap pos diuji berupa uji mental, materi, yang di dalamnya berisi materi  mc, pidato, serta penguasaan materi tentang pengetahuan sejarah Kudaireng dan yang paling penting, ada juga pos yang menguji tentang kepemimpinan. Bagaimana mereka bisa menjadi seorang pemimpin bukan cuma sekedar menjadi anggota saja tapi semua sama rata, karena mereka bakalan melanjutkan kudaireng ini ke depannya,” harapnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Selain itu, harapan dari ketua panitia acara untuk peserta Kudaireng, “Semoga setelah ikut berbagai kegiatan di Kudaireng, salah satunya dzikir alam, tidak hanya sebatas tahu pidato, ceramah, MC dan lain sebagainya, tapi juga bisa bicara di tengah-tengah masyarakat,” imbuhnya.

“Buat semua adik-adik yang ikut dzikir alam malam ini, semangat terus, jangan malu dan harus berani maju, karena apa yang kalian dapatkan pada malam ini suatu saat akan kembali pada diri kalian masing-masing,” pungkasnya.

Pewarta: Qurratul Adawiyah

SebelumnyaPutra Wapres Ajak Santri Lepas dari Pandemi, Ini Solusinya
BerikutnyaMeriah, Lomba Pidato di Anniversary ke-13 Kudaireng