Kerja sama antara ITB dan Pesantren Tebuireng dalam pelatihan penanggulangan kebencanaan.

Tebuireng.online— Dalam rangka memahami dan menanggulangi seputar kebencanaan, pihak Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian ITB dan Pesantren Tebuireng menjalin kerja sama menyelenggarakan pelatihan kebencanaan bagi generasi muda di Pesantren Tebuireng.

Sekitar 40 peserta hadir mengikuti pelatihan ini dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, di Aula lantai 1 Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng, Selasa (12/10).

Kegiatan ini memiliki tujuan memberikan pengatahuan untuk generasi muda untuk antisipasi sebelum bencana datang, yaitu dengan mengetahui tanda-tanda secara ilmiah. Setalah bencana pun generasi muda diharapkan bisa ikut membantu.

Sebelumnya rangkaian acara ini dilaksnaakan kemarin, Senin (11/10) yang membahas “Bencana Alam Hidrometeorologi di Indonesia” oleh Dr. Joko Wiratmo. Lalu hari ini, Selasa (12/10) membahas “Angin Puting Beliung dan Tanah Longsor” oleh Dr. Plato Martuani Siregar S.SI, M.SI.

“Penyebutan angin topan  itu sebenarnya keliru, adanya angin taifun tapi masuk ke Indonesia masuknya topan. Kerena sudah kebiasaan. Angin ini datangnya bisa membawa manfaat sebagai wisata (pertontonan)  bisa juga sebagai bencana (merusak),” ungkap Dr. Plato mengenai bahasan materi kebencanaan itu.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Salah satu peserta mengutarakan sebuah pertanyaan, “bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bencana?” ungkapnya.

Dr. Plato menjawab dengan detail menanggapi pertanyaan peserta. “Kita harus melalui para ustadz atau guru, untuk menyampaikan bahwa kita harus membiasakan (membudayakan) pembelajaran kebencanaan. Buat tim kebencaan, nanti kami akan buatkan materi berkaitan dengan kebencanaan.” Ungkap Dr. Plato menanggapi.

Pelatihan ini ditutup dengan harapan tetap terjalin kerja sama dan silaturahmi antara Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Pesantren Tebuireng.

Pewarta: Wahyu

SebelumnyaLangkah Menjadi Pribadi yang Pandai Bersyukur
BerikutnyaIstimewa! Posmaru Unhasy Dihadiri Tokoh Nasional dan Kepala Daerah Potensial