Tebuireng.online – Pesantren Tebuireng meraih piagam penghargaan kategori Pondok Peduli Kesehatan Lingkungan (22/09/2021). Penghargaan ini diberikan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan dan Kependudukan (P3AK) dan Kemenag Jombang. Ada lima pesantren yang mendapatkan penghargaan dengan dua kategori yaitu ; kategori Pondok Peduli Kesehatan Remaja diberikan kepada Pesantren Bahrul Ulum, Pesantren Darul Ulum, dan Pesantren Denanyar. Sedangkan kategori Pondok Peduli Kesehatan Lingkungan diberikan kepada Pesantren Tebuireng dan Pesantren Darussalam.

Pada kesempatan tersebut diwakili oleh ibu Ny. Ainul Fadhilah istri KH. Agus Fahmi Amrullah Hadziq yang merupakan Kepala Pondok Putri Pesantren Tebuireng. Umi sapaan akrabnya, ditemani oleh ustadzah Dian Arrij (Koordinator Pembina Pondok Putri), ustadzah Nurul Afrida (Koordinator Unit Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan Pondok Putri), dan ustadzah Qurrotul Uyuni (Pembina Santri Husada). Piagam penghargaan diterima secara simbolis yang bertempat di Ruang Pertemuan Dinas PPKB dan PPPA yang mana penyerahan secara simbolis tersebut dikemas dengan “Orientasi Kesehatan Reproduksi bagi Pengasuh Pondok Pesantren di Kabupaten Jombang.

Umi Ainul mengaku senang dan bangga karena jerih payah untuk menjaga kebersihan lingkungan pesantren tidak sia – sia. Selain itu, beliau juga menegaskan bahwa hadiah penghargaan ini bukanlah tujuan utama, akan tetapi bagaimana ke depannya  seluruh warga pesantren peduli terhadap kebersihan lingkungan. Misalnya dengan disiplin membuang sampah pada tempatnya, tidak membuang sampah di sembarang tempat, sehingga tercipta lingkungan pesantren yang benar – benar bersih dan sehat.

Menurut Dinas Kesehatan Jombang, adanya Puskestren dan terbentuknya Santri Husada (SANHUS) menjadi iconnya Pesantren Tebuireng di bidang kesehatan yang mana tidak dimiliki oleh pesantren – pesantren lainnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ustadzah Dian Arrij menyampaikan bahwa ada banyak program kesehatan dan kebersihan yang sudah dijalankan Pesantren Tebuireng khususnya dengan perantara UKKLP (Unit Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan Pondok), seperti  roan akbar, menjaga kebersihan diri dalam masing-masing kamar dengan pengontrolan kebersihan secara rutin, dan yang paling menonjol dengan terbentuknya santri husada pada kalangan santri. Hal ini tentu merupakan ikhtiar untuk menciptakan lingkungan pondok yang bersih dan sehat.

“Semoga pesantren Tebuireng tetap bisa istiqomah menjaga amanah dengan dinobatkannya sebagai pesantren yang peduli kesehatan lingkungan, dan tentunya bisa semakin lebih baik lagi,” harap Koordinator Pembina Pondok Putri ini.

Pewarta: Anis

SebelumnyaBetapa Pentingnya Peran Petani Bagi Kiai Hasyim Asy’ari
BerikutnyaTiga Golongan Manusia menurut Al-Quran