3 Mahasantri Mahad Aly Tebuireng akan ke Maluku Utara, mewakili Jawa Timur dalam STQHN ke-26

Tebuireng.online—Tiga Mahasantri Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng menorehkan prestasi di kancah nasional. Mereka akan mewakili perlombaan STQHN ke-26 (Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadist Nasional) yang akan diselenggarakan pada 14 – 25 Oktober 2021 di Maluku Utara.

Ketiga nama Mahasantri tersebut, Muhammad Habib Al-Ansori, cabang lomba hafalan seratus hadis dengan sanad. Devi Yuliana, cabang lomba hafalan hadis dengan sanad. Muhammad Rizki Mubarok, ketentuan lomba 500 hadis tanpa sanad.

Sebelum ketiga mahasantri ini menuju Maluku Utara, mereka harus melewati serangkaian proses, seperti mengikuti penyeleksian di gedung Islamic Center Surabaya, pada 25-27 Februari. Dari penyeleksian tersebut, ketiga Mahasantri secara resmi akan mewakili Provinsi Jawa Timur untuk perlombaan Tahfid Hadis.

Perasaan bahagia diungkapkan oleh salah satu mahasantri yang lolos seleksi, Muhammad Habib Al-Ansori atas terpilihnya dan dipercayanya sebagai perwakilan Jawa Timur untuk perlombaan STQHN ke-26.

“Jujur, saya sangat bahagia sekali dapat mewakili kota kelahiran diajang perlombaan ini. terlebih lomba ini adalah lomba tingkat nasional dan semoga saya dapat memberikan yang terbaik, untuk segenap harapan masyarakat Jawa Timur,” ungkapnya.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Ia juga menceritakan, bahwa terdapat pengalaman dan juga ilmu-ilmu manfaat yang didapatkan selama masa pembinaan dan persiapan lomba ini.

“Kami semua (peserta yang lolos seleksi) kurang lebih telah menjalani 7 kali pembinaan. Yang mana pembinaan tersebut kurang lebih memakan waktu selama 2 bulan lamanya,” imbuhnya.

Pada pembinaan pertama ia bercerita, ia bersama peserta lain diharuskan untuk memahami teks dan makna dari hadis. Selama itu juga, menurutnya, seluruh peserta tidak diwajibkan untuk menghafal hadis terlebih dahulu.

“Kami ditekankan untuk memahami isi dari kandungan hadis terlebih dahulu. Setelah memahami barulah kami dianjurkan untuk menghafal hadis tersebut,” tandasnya.

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaIkuti Call for Paper Nasional, 6 Mahasantri Lolos Seleksi
BerikutnyaKisah Nabi Musa dan Ahli Maksiat Mendapat Syafaat Rasulullah