Rapat Senat Terbuka dan Wisuda Marhalah Ula VII, Mahad Aly Tebuireng.

Tebuireng.online– Ma’had Aly Hasyim Asy’ari menggelar Rapat Senat Terbuka dan Wisuda Marhalah Ula VII, Program Studi Hadis dan Ilmu Hadis. Wisuda berlangsung  di gedung Yusuf Hasyim Pesantren Tebuireng, Ahad (5/9).

Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh dan masyayikh Tebuireng. Salah satunya Pengasuh Pesantren Tebuireng, KH. Abdul Hakim Mahfudz.

Dalam sambutan, Yai Kikin mengucapkan salam dan selamat kepada para wisudawan. Selain itu, pengasuh juga beberapa pesan singkat yang ditujukan khusus untuk mahasantri.

Menurutnya rangkaian ilmu yang didapat di Tebuireng oleh mahasantri, harus disampaikan kepada masyarakat dan serta yang membutuhkan.

“Itu adalah sebuah sambungan mata rantai yang harus terus dijaga keutuhannya. Karena itu agar keutuhan rantai tersebut tetap terjaga di era disrupsi ini dibutuhkan kekuatan dan semangat tinggi,” pesan Yai Kikin.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Islam tidak pernah menolak modernisasi, lanjut Yai Kikin bahkan Hadratussyaikh setuju dengan modernisasi dalam agama, syaratnya bukan dalam hal keduniawian.

“Dengan melakukan modernisasi atau pembaruan pendidikan, maka agama Islam tetap pada jalur rahmatan lil ‘alamin,” tutupnya.

Pewarta: Yuniar Indra

 

SebelumnyaTampil Beda, FAI Unhasy Hidupkan Budaya Diskusi Dosen
BerikutnyaBukan Hanya Kitab Kuning, Mahasantri Harus Kuasai Skill Lain