Tebuireng.online– Ma’had Aly Hasyim Asy’ari Tebuireng kembali menorehkan prestasi dalam ajang literasi tingkat nasional. Hal itu dibuktikan oleh 6 Mahasantri yang dinyatakan lolos seleksi call for paper pada 6 Oktober 2021.

Pada acara ini, para peserta yang terdiri dari instansi pesantren harus melewati beberapa tahapan. Tahapan awal ialah para peserta diharuskan untuk menyusun executive summary sesuai dengan tema yang ditentukan.

Selain itu, naskah/karya harus dikirimkan pada tanggal 10-26 September 2021. Selanjutnya, tahap presentasi dan penyempurnaan karya ilmiah, dan terakhir penerbitan karya.

Adapun keenam mahasantri tersebut ialah;

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Faizal Amin (Semster 3) dengan judul “Peran Pesantren dalam Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat”.

Rizka Nur Maulidiyah  (Semester 5) dengan judul “Etika Pembelajaran Online dalam Kacamata Adabul Alim Wal Mutaalim”

Nur Indah Naailatur Rohmah (Semester 5) dengan judul “Konsep Pengkaderan Pembina dalam Mewujudkan Karakter Kepemimpinan Kharismatik Menuju Visi Generasi Indonesia Emas 2045” (Studi Kasus Balai Diklat Pondok Pesantren Tebuireng)

Almara Sukma Prasinitia Putri (Semster  5)  dengan judul “Ma’had Aly Tebuireng sebagai Penerus Sanad Keilmuan Hadratussyaikh KH M Hasyim Asy’ari”.

Hasan Munadi (semester 1) dengan judul “Santri Lebah dalam Penguatan Fungsi Dakwah”.

Syarif Abdurrahman (Semster 5) dengan judul “Teori Maqashidi Syari’ah Prespektif Ibnu Asyhur Pada KMA 183 dan 184 pada tahun 2019”

Rangkaian selanjutnya, setelah melewati pengumuman kelolosan, para peserta harus mempresentasikan karya ilmiahnya yang telah disempurnakan pada tanggal 13-15 Oktober 2021 di daerah Jabodetabek.

Pada pelaksanaan presentasi tersebut, para peserta dibagi menjadi dua bagian, yaitu luring dan daring. Pembagian hybrid ini ditentukan oleh tim penyeleksi naskah yang terdiri atas pakar dan mengacu pada edaran Kemendagri terbaru tentang pelaksanaan kegiatan kegiatan kementrian/lembaga sesuai zonasi.

Tahap terakhir, seluruh karya yang telah dipresentasikan dan disempurnakan, akan diterbitkan dalam prosiding Mu’tamad.

Karya ini akan diterbitkan selambat-lambatnya tanggal 15 November 2021. Selain, peserta akan mendapatkan certificate of appreciation dari Kementrian Agama Republik Indonesia.

Pewarta: Dimas Setyawan

SebelumnyaSelamat! Inilah Pemenang Sayembara Menulis Esai Nasional
BerikutnyaMewakili Jawa Timur, 3 Mahasantri Tebuireng Siap ke Maluku Utara