ilustrasi: Bagus/tebuireng.online

Oleh: Dian Bagus*

Apakah saat ini kamu telah menginjak umur dua puluh tahun? Jika belum, tulisan ini sangat cocok untuk kamu yang masih di fase sweet seventeen menuju ke fase twenty something.

Fase twenty something ini adalah landasan awal bagaimana seseorang akan menjalani fase dewasa nanti. Inilah fase ketika seseorang mulai menyadari potensi dirinya selama ini. Inilah fase di mana seseorang akan menemukan beragam kejadian yang akan mendewasakannya nanti.

Meskipun kita menyadari setiap orang memiliki jalannya masing-masing, karena ada pola yang dapat menjadi pertimbangan dalam menghadapi fase dua puluhan ini, jangan risaukan bagaimana fase dua puluhan terjadi. Cukup persiapkan diri menjadi kamu yang sebenarnya dengan beragam pengalamannya.

Biarkan fase tersebut datang membawa kejutan-kejutannya. Tak perlulah khawatir dengan apa yang nanti dibawanya. Bukankah kehidupan akan jauh lebih menarik ketika kita tidak tahu apa kejutan di dalamnya?

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Bersyukurlah ketika kamu masih bisa menikmati hidup hingga menginjak usia dua puluh tahun, yang berarti memasuki fase twenty something. Saat meniup lilin dengan angka “2” dan “0” di atas nasi tumpeng, kamu akan menyambut perayaan sederhana ini dengan hati sehangat sinar matahari pagi selepas hujan deras kemarin malam.

Terlebih lagi ketika kamu menghabiskan hari jadi bersama orang-orang terkasih. Semakin susah saja momen ini dilupakan. Sebab, memasuki usia kepala dua tak lagi sama seperti ulang tahun sebelumnya.

Pada kenyataanya ucapan “welcome to twenties” adalah sambutan sederhana secara tidak langsung mengajakmu menghadapi kerasnya hidup yang sesungguhnya. “Iya, kamu enggak salah dengar” mengapa? Sebab, direntang usia inilah muncul beragam tuntutan yang mengiringi perjalanan hidupmu. Simpelnya sih, kamu dituntut untuk menjadi dewasa sekaligus bijak dalam segala hal.

Yah, walaupun memang enggak bisa dipungkiri, diumur segitu kamu masih dilenakan dengan hal-hal seperti: sibuk dengan gadget, sunomorian bareng temen-temen, hunting dan hal-hal lainnya, baik dalam pola pikir, kelakuan, maupun pandangan tentang masa depan. Meskipun begitu, mau enggak mau kamu tetep harus melewati fase tersebut.

Memang tingkat kesulitan yang dihadapi tiap orang diusia dua puluhan tidak bisa disamaratakan. Ada kemungkinan tak terbatas dan beragam strategi bagi setiap individu dalam mempersiapkan diri menyongsong kedewasaan di segala aspek kehidupannya. Akan tetapi, ada kesamaan yang pasti akan dihadapi oleh kamu semua.

Kamu akan sadar bahwa setiap langkah yang akan kamu ambil, setiap keputusan yang akan kamu pilih, dan menjalani konsekuensi tersebut bukanlah hal mudah. Kamu pun juga akan menyadari bahwa ekspetasimu saat masih kecil dulu berjalan enggak semulus apa yang ada di anganmu. Pada akhirnya kamu pun pelan-pelan akan belajar mengantisipasi dan menerima hal tersebut dengan hati yang lapang.

Twenty something atau usia dua puluh tahun adalah usia ketika kamu perlu mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk segala kemungkinan yang terjadi. Agar nantinya enggak ada penyesalan yang terpendam dalam dirimu ketika fase ini terlewati dan beralih ke thirdty something.

So? Persiapkan diri kamu dari sekarang ya, kalau enggak surivive dari sekarang mau kapan lagi?

*Mahasiswa Unhasy Jombang.

SebelumnyaKetahui, Cara Mandi Wajib setelah Operasi Caesar
BerikutnyaTampil Beda, FAI Unhasy Hidupkan Budaya Diskusi Dosen