Mahasiswa Unhasy sedang mendengarkan penjelasan soal pemahaman advokasi dan mengenali strateginya, Selasa (7/12).

Tebuireng.Online– Mantan anggota Lembaga Pers Mahasiswa UIN Malang, Wahyu Agung Prasetyo, mengajak mahasiswa Unhasy memahami peran penting advokasi. Hal ini dianggap penting, salah satunya dalam lembaga legislatif yang memiliki fungsi advokasi, pengawasan, legislasi, dan budgeting.

Advokasi adalah usaha terorganisir untuk membawa perubahan-perubahan secara sistematis dalam menyikapi suatu kebijakan, regulasi, atau pelaksanaannya,” terang Wahyu, dalam Sekolah Advokasi DPM Unhasy, yang berlangsung di Tebuireng, Selasa (7/12).

Menurutnya,  ada beberapa metode advokasi, diantaranya lobi politik, presentasi, debat, dialog, negoisasi, petisi, mobilisasi, dan konferensi pers.

“Advokasi saya rangkum ada dua jenis, satu litigasi, yakni advokasi melalui lembaga peradilan. Kedua, nonlitigasi, yakni advokasi yang tidak melalui peradilan, dan pastinya mendukung advokasi litigasi,” imbuhnya.

Beberapa strategi advokasi yang bisa dilakukan adalah memetakan kasus, rencana tindak lanjut, tim, publikasi, menguatkan data, eksekusi.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Dengan tujuan utama yakni melakukan pembelaan kepada korban atas ketidakadilan. Lebih tepatnya meramu iklim demokrasi kampus agar selalu stabil,” tandasnya.

Pewarta: Yuniar Indra

SebelumnyaPenguatan Peran Mahasiswa Melalui Sekolah Advokasi
BerikutnyaIni Tiga Dosa Mahasiswa yang Jarang Disadari