Iklan Tebuireng.Online

Islam Rahmatan Lil ‘Alamin

Obituari Bersama KH. Ishaq Latif (61)

KIAI FULAN MENCUMBUI ILMU Saya pernah sowan mbah kiai Sahal Mahfudz di dalemnya di Pati. Ruang tamu-nya sangat sederhana dan tak nampak pernik pernik aksesoris, kecuali deretan kitan yang tertata rapih dalam lemari ukuran besar....

Obituari Bersama KH. Ishaq Latif (62)

TAK BUTUH PERSONAL BRANDING Permata tetap permata, meski ada yang sirik menaburi lumpur. Belepotan lumpurpun menyembul kilauan sinarnya, apalagi sembari sedikit saja diguyur dengan air bakal kembali menyemburat sinar itu dan begitu mempesonanya. Permata itu...

Obituari Bersama KH. Ishaq Latif (72)

YAI KA' DAN MODERNISME Di zaman saya nyantri di pesantren Tebuireng, santri-santri memiliki forum berlatih menjadi "singa podium" di setiap pertemuan malam selasa yang dihelat oleh tiap tiap komplek pondok atau asrama santri dan setiap...

Obituari Bersama KH. Ishaq Latif (73)

NIKMAT ITU MUTHALA'AH KITAB (refleksi peserta menulis angkatan ke-3) Itu yang dirasakan oleh Yai Ka'. Sekujur tubuhya dialiri kenikmatan yang luar biasa saat berbarengan larut dalam membaca kitab kitab al-salaf al-shalih. Rasa dan pikir begitu...

Obituari Bersama KH. Ishaq Latif (76)

ADAB AL-DUNYA WA AL-DIN, PENGAJIAN WADA' YAI KA' Itu yang mungkin tak disadari oleh santri pesantren Tebuireng, Yai Ka' membaca kitab masterpiece al-Mawardi "Adab al-Dunya wa al-Din". Tentu, selain karya agung atau magnum opus al-Mawardi...