Bedah Majalah Tebuireng edisi 74 di Peantren Tebuireng 2 Trensains, Jombang

Tebuireng.online– Tim Majalah Tebuireng menggandeng santri Trensains Tebuireng 2, mengulas dan menyimak isi Majalah Tebuireng edisi 74 “Menjaga Semesta, Menjaga Diri Kita”. Bedah majalah ini berlangsung di gedung Balai Diklat Trensains, Jumat (17/9).

Narasumber bedah majalah kali ini adalah Ustadz Tendika Sukmaningtyas R, Waka Bidang Kurikulum & Pengembangan Pesantren Sains, Ustadz Septian Pribadi, Pemimpin Redaksi Majalah Tebuireng, dan didampingi ustadzah Faridah Miladiyah, Pembina Santri Putri Pesantren Tebuireng 2, sebagai moderator.

“Tuhan menganugerahkan alam dengan segala manfaatnya kepada makhluk hidup, dan tugas manusia adalah menjaga dan melestarikannya,” ungkap ustadz Septian mengawali pembahasan soal cinta lingkungan di hadapan para santri.

Dalam kesempatan itu juga, ustadz Septian mengutip sebuah pendapat dari ulama, yaitu Kiai Ali Yafie, tentang hukum menjaga lingkungan merupakan fardhu kifayah.

Selanjutnya, Ustadz Tendika memberikan paparan tentang pendapatnya terhadap Majalah Tebuireng edisi 74. Dalam paparannya, Ustaz Tendika menganalisa beberapa teori sains kaitannya dengan lingkungan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Betapa mengerikannya kerusakan alam disebabkan oleh emisi dan polusi,” ungkapnya sambil lalu mengajak para santri untuk turut serta mengingatkan tentang ancaman nyata pemanasan global.

Diskusi berjalan lancar, dan tampak seru ketika memasuki sesi tanya jawab. Setelah pemaparan pemateri, peserta memiliki waktu bertanya atau menyampaikan aspirasinya.

Di waktu yang sama, sebagai Pemimpin Redaksi, ustadz Septian menjelaskan lebih detail tujuan kegiatan ini pada santri Trensains.

Menurutnya, kegiatan semacam ini adalah salah satu cara menjalin hubungan yang lebih dekat dengan para santri sebagai konsumen utama Majalah Tebuireng dan kesempatan mengajak santri untuk bersama-sama menjaga dan mencintai semesta, tentu dengan cara bijaksana seperti yang dijelaskan dalam majalah edisi 74 itu.

“Selain itu, acara ini juga dilandasi oleh keinginan Tim Majalah untuk memberikan stimulus dan pemantik yang mampu memunculkan semangat para santri dalam mengetahui wawasan keilmuan yang ada di Majalah Tebuireng,” tandasnya.

Pewarta: Afabih

SebelumnyaIkuti Sayembara Menulis Esai Nasional, Gratis! Raih Hadiah Jutaan Rupiah
BerikutnyaHukum Wanita Menolak Lamaran Pernikahan