Peziarah memasuki kawasan makam Tebuireng.

Tebuireng.online– Sudah 2 pekan makam Tebuireng dibuka, jumlah peziarah melonjak diakhir pekan, Sabtu (13/11/2021).

“Saya merekap dari tanggal 1 sampai 7 kemarin, 4600 peziarah. Data pengunjung naik turun, awal dibuka hampir 1000 pengunjung dalam sehari. Lalu hari kedua 200 sampai 300 pengunjung. Kemudian naik lagi di akhir pekan, 2000-3000 pengunjung dalam sehari,” ungkap Direktur Lembaga Sosial Pesantren Tebuireng (LSPT), Abdul Afif Rohim.

Afif menjelaskan bahwa  pengunjung tidak hanya dari pulau Jawa saja. Meski dari data, kebanyakan pengunjung dari pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.

“Sebenarnya kalau orang sekitar itu, bilang saja warga sekitar. Nanti kita perbolehkan untuk masuk. Tapi kalau dari jauh, semua kita atur supaya tertib. Parkir harus di museum supaya tidak mengganggu arus lalu lintas,” terangnya.

Menurutnya hal itu juga memberi keuntungan bagi para pedagang-pedagang sekitar terminal Kawasan Makam Gus Dur (KMGD). Baginya hal ini tidak ribet, asal masyarakat tertib aturan dan taat protokol kesehatan.

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

“Kita masih evaluasi. Kemarin saya dimintai data oleh ketua gugus Covid Pesantren Tebuireng, berapa pengunjung perhari, perminggu. Jika evaluasinya bagus, maka insyaallah kemungkinan makam bisa dibuka sampai malam. Tapi ini masih uji coba selama 2 bulan dulu,” tuturnya.

Dalam hal ini, Abdul Afif berpesan kepada seluruh peziarah makam Tebuireng untuk tetap menjaga protokol kesehatan, terutama saat hendak masuk wilayah makam, mencuci tangan dan  memakai masker.

“Semoga dengan kita menerapkan prokes semua terjaga dari wabah yang kita alami saat ini, dan dengan dibukanya kembali makam Tebuireng ini, semoga bisa menjadi pengobat rasa rindu para peziarah,” tandasnya.

Pewarta: Sabikul

SebelumnyaSantri Pemegang Kunci Masa Depan Bangsa
BerikutnyaTak Cukup Hanya Menjadi Guru, Lantas?