3 Mahasantri terbaik foto bersama Pengasuh Pesantren Tebuireng dan Mudir Mahad Aly

Tebuireng.online- Empat puluh delapan (48) Mahasantri Mahad Aly Hasyim Asy’ari hari ini, Ahad (5/9) diwisuda.

Pembacaan SK wisudawan  dibacakan oleh KH. A. Syakir Ridwan, dan pemanggilan setiap wisudawan serta penyebutan yudisium IPK. Pembacaan SK (Surat Keputusan) wisudawan terbaik oleh KH. Muthoharun Afif.

Dari 48 wisudawan, peraih gelar Mumtaz 8 wisudawan, yang terdiri dari 3 wisudawan, dan 5 dari wisudawati. Sedangkan peraih wisudawan terbaik diraih oleh 3 mahasantri, yaitu: Intan Albetty Putri Aisyah, Muhammad Ilham Zidal Haq, dan Sofwatil ‘In.

Nama: Intan Albetti Putri Aisyah
Tempat tanggal Lahir: Tuban, 26 Juli 1998
Alamat: Kradenan, Palang, Tuban
Judul Skripsi: al-Tsulatsiyat fi Sahih al-Bukhari (Riwayat Tiga Derajat dalam Sahih Bukhari)
Nilai akhir: 3,61

Nama: M. Ilham Zidal Haq
Tempat tanggal lahir: Kudus, 14 Jumadil Awal 1420 H
Judul skripsi: Manhaj Syaikh Ihsan ibn Dahlan al-Jampesi fi Takhrij al-Ahadits al-Mazkurah fi Kitab Minhaj al-‘Abidin lil Imam al-Ghazali min Khilal Kitabihi Siraj al-Thalibin (Metode Syaikh Ihsan ibn Dahlan Al-Jampesi dalam Takhrij Hadis-hadis dalam kitab Minhaj al-‘Abidin karangan Imam Ghazali, di kitabnya Siraj al-Thalibin)
Nilai akhir: 3,60

Majalah TebuirengIklan Tebuireng Online

Nama: Sofwatil In
Tempat tanggal lahir: Pasuruan, 21 Maret 1998
Alamat: Podokaton Bayeman Gondangwetan Pasuruan
Judul skripsi: Mumayyizat Ru’yah al-Mu’min; Dirasah Tahliliyyah Hadits Rawahu Al-Bukhari fi Sahihihi bi Raqm 7017 (Batasan Melihat Seorang Mukmin; Kajian Kritis Hadis Riwayat Bukhari dalam Kitab Sahihnya Nomor 7017)
Nilai akhir: 3,54

“Mahasantri sebagai lulusan pesantren diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dan memberikan banyak manfaat dan kemaslahatan kepada umat,” pesan Mudir Mahad Aly, KH. Nur Hannan.

Rapat Senat Terbuka Mahad Aly Hasyim Asy’ari ini ditutup  dengan doa oleh KH. Kamuli, dan diakhiri dengan sesi foto bersama para wisudawan.

pewarta: Qurratul Adawiyah / Yuniar Indra

SebelumnyaBukan Hanya Kitab Kuning, Mahasantri Harus Kuasai Skill Lain
BerikutnyaEnam Pesan Penting yang Harus Diingat Lulusan Mahad Aly